1,2,3,5,6,7-Hexahydro-s-indacene dengan nomor CAS 495-52-3 adalah senyawa hidrokarbon polisiklik yang terdiri atas inti benzena yang diapit dua cincin lima anggota terhidrogenasi secara simetris. Sebagai building block non-heterosiklik, senyawa ini bernilai tinggi karena kerangkanya menghasilkan lingkungan ruang yang khas di sekitar posisi tengah cincin aromatik. Peneliti kimia organik dan organologam memanfaatkannya sebagai kerangka dasar untuk membangun ligan bervolume besar, terutama pada rancangan katalis yang memerlukan pengendalian ruang di sekitar pusat logam agar reaksi berjalan selektif.
Sifat utama yang membuat senyawa ini dipilih adalah simetri strukturnya serta karakter sterik yang dihasilkan cincin lima anggota terfusi. Kedua cincin alifatik tersebut menahan substituen pada posisi tertentu sehingga menciptakan kantong ruang yang lebih kaku dibanding gugus alkil bebas yang dapat berputar. Inti aromatiknya tetap dapat menjalani reaksi substitusi aromatik elektrofilik seperti nitrasi, halogenasi, maupun asilasi, sehingga peneliti dapat memperkenalkan gugus fungsi baru sebagai pijakan sintesis lanjutan. Sifat hidrokarbonnya juga membuatnya larut baik dalam pelarut organik non-polar.
Di Indonesia, senyawa ini terutama relevan bagi laboratorium riset katalisis, kimia organologam, dan sintesis organik lanjut di perguruan tinggi serta lembaga penelitian. Ketertarikan pada katalis berbasis logam transisi dengan ligan berukuran besar terus tumbuh seiring berkembangnya penelitian reaksi kopling dan aktivasi ikatan. Kemasan 100 mg mencerminkan sifat pemakaiannya yang khusus dan berskala kecil, sesuai untuk tahap penyusunan ligan dan pengujian katalis awal yang menuntut ketelitian tinggi.
Produk TCI terkait
- TCI D4897 154793-49-4 4,4-Difluoro-1,3-dimethyl-4-bora-3a,4a-diaza-s-indacene
- TCI T4428 13929-58-3 1,4,4a,5,8,8a-Hexahydro-1,4:5,8-dimethanonaphthalene (mixture of isomers) (stabilized with BHT)
- TCI B3707 188975-88-4 N-Boc-hexahydro-1H-azepin-4-one
- TCI N1217 133710-62-0 1,3-Dioxo-1,3,3a,4,7,7a-hexahydro-2H-4,7-methanoisoindol-2-yl Trifluoromethanesulfonate
- TCI H1885 19744-83-3 3,3,6,6-Tetramethyl-9-phenyl-3,4,5,6,7,9-hexahydro-1H-xanthene-1,8(2H)-dione
- TCI H1830 67705-41-3 Hexahydro-1H,4H,7H-3a,6a,9a-triazaphenalene
- Kerangka dasar sintesis ligan bervolume besar, karena struktur terfusinya menciptakan kantong ruang kaku yang mengendalikan lingkungan sterik di sekitar pusat logam.
- Riset katalisis organologam, sebab ligan turunan kerangka ini banyak dikaji untuk meningkatkan selektivitas dan kestabilan kompleks logam transisi pada reaksi kopling.
- Substrat reaksi substitusi aromatik elektrofilik, mengingat inti benzena simetrisnya dapat difungsionalisasi menjadi turunan nitro, halo, atau asil sebagai pijakan sintesis lanjutan.
- Bahan kajian kimia struktur dan kristalografi, karena simetri molekulnya memudahkan penafsiran data spektroskopi maupun penentuan susunan padatan hasil kristalisasi.
- Prekursor sintesis material dan senyawa polisiklik, sebab kerangka indasena terhidrogenasi kerap dijadikan inti pembangun molekul berstruktur kaku dan terdefinisi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 495-52-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100 mg |
| Bentuk fisik | hidrokarbon polisiklik aromatik terhidrogenasi sebagian; rincian wujud mengikuti keterangan label dan lembar data produsen |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, terlindung cahaya dan jauh dari oksidator |
Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari sinar matahari langsung serta sumber panas. Karena tersedia dalam kemasan kecil, gunakan spatula bersih dan kering pada setiap pengambilan agar sisa bahan tetap terjaga mutunya, dan tutup wadah segera setelah selesai. Jauhkan dari oksidator kuat mengingat sifat hidrokarbonnya. Lakukan penimbangan di area berventilasi baik atau di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya debu halus. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, kelola limbah sesuai prosedur institusi, serta rujuk lembar data keselamatan resmi.
—
