Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 14426-21-2

Diethanolamine Hydrochloride TCI I0009

Diethanolamine Hydrochloride TCI I0009

Identitas Kimia

No. CAS
14426-21-2
PubChem
CID 518946·SID 87571419
Rumus molekul
C4H12ClNO2
Berat molekul
141.60 g/mol
Kemurnian
>95.0%(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(2-hydroxyethylamino)ethanol;hydrochloride
SMILES
C(CO)NCCO.Cl
InChIKey
VJLOFJZWUDZJBX-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 584.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 584.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Diethanolamine Hydrochloride adalah bentuk garam hidroklorida dari dietanolamina, yaitu senyawa yang nitrogen aminanya telah terprotonasi dan berpasangan dengan ion klorida. Perubahan sederhana ini membawa konsekuensi praktis yang besar di laboratorium: bila amina bebasnya berupa bahan higroskopis yang lengket dan sulit ditimbang secara tepat, bentuk garamnya hadir sebagai padatan kristalin yang jauh lebih mudah ditangani, ditimbang, dan disimpan. Karena itu, senyawa ini banyak dipilih ketika peneliti memerlukan sumber dietanolamina dengan stoikiometri yang pasti dan penanganan yang lebih bersih.

Sifat yang menjadi keunggulannya adalah stabilitas dan keterukuran. Dalam bentuk terprotonasi, nitrogen tidak lagi bersifat nukleofilik sehingga senyawa tidak mudah menyerap karbon dioksida dari udara maupun teroksidasi, dan bobot yang ditimbang lebih mencerminkan jumlah zat sebenarnya. Garam ini larut baik dalam air dan menghasilkan larutan yang bersifat asam lemah; amina bebasnya dapat dibangkitkan kembali kapan pun diperlukan hanya dengan menambahkan basa secukupnya. Kedua gugus hidroksil tetap utuh dan tersedia untuk reaksi esterifikasi maupun pengikatan pada matriks polimer.

Di laboratorium Indonesia, bentuk garam seperti ini dihargai terutama pada pekerjaan analitik dan preparatif yang menuntut ketelitian penimbangan, misalnya penyiapan larutan standar, kajian titrasi asam-basa, serta sintesis yang peka terhadap kelebihan basa. Laboratorium farmasi dan kimia organik memakainya sebagai bahan antara. Pilihan kemasan 25 g dan 500 g memungkinkan penyesuaian antara keperluan analisis rutin dan sintesis berskala lebih besar.

  • Sumber dietanolamina terukur: bentuk padatan kristalinnya memudahkan penimbangan akurat sehingga cocok untuk reaksi dan penyiapan larutan yang menuntut stoikiometri tepat.
  • Bahan antara sintesis organik: gugus hidroksil gandanya tetap reaktif untuk esterifikasi dan eterifikasi setelah amina dibebaskan kembali dengan penambahan basa yang sesuai.
  • Penyiapan larutan standar dan penyangga: kelarutannya dalam air serta stabilitas penyimpanannya menjadikannya pilihan praktis untuk larutan kerja yang perlu dibuat berulang kali.
  • Studi titrasi dan kesetimbangan asam-basa: sebagai garam amina, senyawa ini berguna dalam percobaan penentuan tetapan ionisasi dan latihan analisis kuantitatif mahasiswa.
  • Pengembangan formulasi farmasi: bentuk garam hidroklorida umum dipakai untuk memperbaiki stabilitas dan kemudahan penanganan bahan antara dalam penelitian praformulasi.

Merek TCI
Nomor CAS 14426-21-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g, 500 g
Bentuk fisik padatan kristalin, larut dalam air
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, hindari kelembapan

Simpan garam ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat yang dapat membebaskan amina bebasnya serta dari bahan pengoksidasi. Meskipun jauh lebih stabil dibanding amina bebasnya, padatan ini tetap sebaiknya dijaga dari udara lembap agar tidak menggumpal; gunakan sendok kering dan tutup botol segera setelah penimbangan. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari kontak dengan kulit dan mata karena larutannya bersifat iritan. Lakukan penimbangan di area berventilasi baik dan buang limbah sesuai prosedur pengelolaan limbah kimia laboratorium.

—