Diethanolamine Hydrochloride adalah bentuk garam hidroklorida dari dietanolamina, yaitu senyawa yang nitrogen aminanya telah terprotonasi dan berpasangan dengan ion klorida. Perubahan sederhana ini membawa konsekuensi praktis yang besar di laboratorium: bila amina bebasnya berupa bahan higroskopis yang lengket dan sulit ditimbang secara tepat, bentuk garamnya hadir sebagai padatan kristalin yang jauh lebih mudah ditangani, ditimbang, dan disimpan. Karena itu, senyawa ini banyak dipilih ketika peneliti memerlukan sumber dietanolamina dengan stoikiometri yang pasti dan penanganan yang lebih bersih.
Sifat yang menjadi keunggulannya adalah stabilitas dan keterukuran. Dalam bentuk terprotonasi, nitrogen tidak lagi bersifat nukleofilik sehingga senyawa tidak mudah menyerap karbon dioksida dari udara maupun teroksidasi, dan bobot yang ditimbang lebih mencerminkan jumlah zat sebenarnya. Garam ini larut baik dalam air dan menghasilkan larutan yang bersifat asam lemah; amina bebasnya dapat dibangkitkan kembali kapan pun diperlukan hanya dengan menambahkan basa secukupnya. Kedua gugus hidroksil tetap utuh dan tersedia untuk reaksi esterifikasi maupun pengikatan pada matriks polimer.
Di laboratorium Indonesia, bentuk garam seperti ini dihargai terutama pada pekerjaan analitik dan preparatif yang menuntut ketelitian penimbangan, misalnya penyiapan larutan standar, kajian titrasi asam-basa, serta sintesis yang peka terhadap kelebihan basa. Laboratorium farmasi dan kimia organik memakainya sebagai bahan antara. Pilihan kemasan 25 g dan 500 g memungkinkan penyesuaian antara keperluan analisis rutin dan sintesis berskala lebih besar.
- Sumber dietanolamina terukur: bentuk padatan kristalinnya memudahkan penimbangan akurat sehingga cocok untuk reaksi dan penyiapan larutan yang menuntut stoikiometri tepat.
- Bahan antara sintesis organik: gugus hidroksil gandanya tetap reaktif untuk esterifikasi dan eterifikasi setelah amina dibebaskan kembali dengan penambahan basa yang sesuai.
- Penyiapan larutan standar dan penyangga: kelarutannya dalam air serta stabilitas penyimpanannya menjadikannya pilihan praktis untuk larutan kerja yang perlu dibuat berulang kali.
- Studi titrasi dan kesetimbangan asam-basa: sebagai garam amina, senyawa ini berguna dalam percobaan penentuan tetapan ionisasi dan latihan analisis kuantitatif mahasiswa.
- Pengembangan formulasi farmasi: bentuk garam hidroklorida umum dipakai untuk memperbaiki stabilitas dan kemudahan penanganan bahan antara dalam penelitian praformulasi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 14426-21-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 g, 500 g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin, larut dalam air |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, hindari kelembapan |
Simpan garam ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari basa kuat yang dapat membebaskan amina bebasnya serta dari bahan pengoksidasi. Meskipun jauh lebih stabil dibanding amina bebasnya, padatan ini tetap sebaiknya dijaga dari udara lembap agar tidak menggumpal; gunakan sendok kering dan tutup botol segera setelah penimbangan. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari kontak dengan kulit dan mata karena larutannya bersifat iritan. Lakukan penimbangan di area berventilasi baik dan buang limbah sesuai prosedur pengelolaan limbah kimia laboratorium.
—
