Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 58-63-9

Inosine TCI I0037

Inosine TCI I0037
Harga reguler Rp 1.353.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.353.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Inosine adalah nukleosida purin yang terbentuk dari basa hipoxantin yang terikat pada gula ribosa. Senyawa ini merupakan salah satu molekul paling mendasar dalam biokimia asam nukleat, sebab berperan sebagai perantara pada jalur penyelamatan purin sekaligus sebagai basa tidak biasa yang muncul pada posisi goyah antikodon tRNA. Kemampuan inosin berpasangan dengan lebih dari satu basa menjadikannya subjek penting dalam kajian penerjemahan genetik, penyuntingan RNA, serta perancangan oligonukleotida. Di laboratorium, inosin dipakai sebagai bahan awal sintesis, standar analisis, maupun suplemen pada medium biakan.

Sifat yang membuat inosin banyak dipilih adalah kestabilannya sebagai padatan pada kondisi penyimpanan biasa serta kelarutannya yang memadai dalam air panas dan larutan dapar, sehingga mudah disiapkan sebagai larutan kerja. Tidak adanya gugus amino pada basa hipoxantin memberikan pola ikatan hidrogen yang berbeda dari adenosin maupun guanosin, dan perbedaan inilah yang dimanfaatkan dalam banyak percobaan. Sebagai nukleosida tanpa gugus fosfat, inosin juga menjadi titik awal yang bersih menuju nukleotida terfosforilasi melalui reaksi kimia maupun enzimatik.

Di Indonesia, inosin digunakan pada laboratorium biokimia dan biologi molekuler perguruan tinggi, laboratorium kultur sel, serta kelompok riset bioteknologi dan farmasi. Tersedianya kemasan 25 g dan 500 g memudahkan pemisahan antara kebutuhan penelitian skala analitik yang menggunakan miligram per percobaan, dan kebutuhan preparatif atau formulasi medium yang memerlukan jumlah jauh lebih besar secara berkelanjutan.

  • Suplemen medium kultur sel dan mikroba, karena inosin memasok basa purin melalui jalur penyelamatan bagi sel yang terbatas kemampuan sintesis purin de novo.
  • Substrat pada uji enzim purin nukleosida fosforilase dan enzim jalur salvage lainnya, sebab reaksinya berlangsung bersih dan produknya mudah dipantau secara spektrofotometri.
  • Bahan awal sintesis nukleotida dan analog nukleosida pada riset kimia obat antivirus, memanfaatkan gugus hidroksil ribosa yang dapat difungsionalisasi secara selektif.
  • Standar acuan pada analisis metabolit purin dengan kromatografi cair kinerja tinggi, karena inosin sering muncul sebagai metabolit penting dalam sampel biologis.
  • Kajian biologi molekuler mengenai pasangan basa goyah dan penyuntingan RNA, mengingat hipoxantin mampu berpasangan dengan beberapa basa sekaligus secara khas.

Merek TCI
Nomor CAS 58-63-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Nucleic Acid Chemistry
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering dengan wadah tertutup rapat

Simpan inosin dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari langsung, sesuai anjuran penyimpanan pada label produk. Lindungi dari kelembapan udara yang tinggi agar padatan tidak menggumpal dan mutunya tetap terjaga sepanjang masa simpan. Gunakan spatula bersih dan kering setiap kali mengambil bahan, terutama bila dipakai untuk kultur sel yang menuntut kondisi bebas kontaminan. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium saat penimbangan, serta siapkan larutan menggunakan air bermutu tinggi dan simpan dalam alikuot.

  • Nakanishi dkk. (2012). In vitro and in vivo characterization of AS2643361, a novel and highly potent inosine 5′-monophosphate dehydrogenase inhibitor. European Journal of Pharmacology doi:10.1016/j.ejphar.2011.10.032
  • Geremia dkk. (1996). Force development with inosine triphosphate and uridine triphosphate in chemically skinned vascular smooth muscle. Life Sciences doi:10.1016/0024-3205(96)00126-9
  • CHU (2004). Correlation between key enzyme activities in the inosine synthetic pathway and inosine production. Process Biochemistry doi:10.1016/s0032-9592(04)00125-6

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.