Isovaleraldehyde (590-86-3) adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur aldehida yang memungkinkan reaksi berbagai jenis seperti reduksi, oksidasi, dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa aromatik, heterosiklik, dan senyawa lain yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Isovaleraldehyde memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai kondisi lingkungan seperti panas, cahaya, dan kelembapan. Senyawa ini juga bersifat volatil dan mudah menguap, sehingga memerlukan penanganan yang hati-hati. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap kondisi reaksi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Isovaleraldehyde sering ditemukan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa baru. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku dengan reaktivitas tinggi dan kestabilan tertentu.
- Sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik untuk pengembangan obat
- Reaksi reduksi dan oksidasi dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pembuatan bahan kimia untuk produksi bahan tambahan makanan
- Eksperimen kimia organik dalam penelitian material baru
- Pengujian katalis dan reaktivitas senyawa dalam sistem reaksi tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 590-86-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas |
Isovaleraldehyde harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber cahaya langsung dan panas. Bahan ini bersifat volatil, sehingga wadah harus terkunci dan tidak terbuka secara tidak sengaja. Penanganan harus dilakukan dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena senyawa ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata.
- Yoda dkk. (2021). Effects of isovaleraldehyde on cell-sized lipid bilayer vesicles. Biophysical Chemistry doi:10.1016/j.bpc.2021.106698
- Sun dkk. (2025). An Environmental Engineering Study Case: Constructing Cataluminescence Sensors Based on Octahedral Nanocomposites for Isovaleraldehyde Detection. Molecules doi:10.3390/molecules30030646
- IKARI dkk. (1998). Vapor-Liquid Equilibria of a Minute Amount of Methanol, Isovaleraldehyde and Diacetyl in Aqueous Ethanol Solution under Reduced Pressure.. KAGAKU KOGAKU RONBUNSHU doi:10.1252/kakoronbunshu.24.111
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
