Isomaltose TCI I0231 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Sebagai disakarida yang terdiri dari dua molekul glukosa yang terikat, isomaltose memiliki struktur khusus yang memengaruhi sifat fisik dan kimianya. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian tentang glikosains, metabolisme karbohidrat, dan studi enzim. Dalam laboratorium, isomaltose juga digunakan untuk menguji aktivitas enzim seperti amilase dan sukrase, serta dalam pembuatan substrat untuk reaksi kimia tertentu.
Isomaltose memiliki sifat kimia stabil dan tidak mudah terdegradasi dalam kondisi normal. Senyawa ini bersifat tidak beracun dan mudah larut dalam air, sehingga mudah digunakan dalam berbagai eksperimen. Karena sifatnya yang tidak mudah menguap dan tidak mengandung bahan berbahaya, isomaltose menjadi pilihan yang aman untuk digunakan dalam laboratorium. Selain itu, kejernihan dan kebersihan fisiknya memudahkan proses pengukuran dan analisis.
Di laboratorium Indonesia, isomaltose digunakan secara luas dalam penelitian biokimia dan farmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang melibatkan reaksi enzimatik dan studi tentang proses metabolisme. Karena ketersediaannya yang cukup dan kehandalannya dalam berbagai aplikasi, isomaltose menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian.
- Digunakan dalam studi enzim untuk menguji aktivitas katalitik enzim seperti amilase
- Cocok untuk eksperimen biokimia terkait metabolisme karbohidrat
- Dapat digunakan dalam pembuatan substrat untuk reaksi kimia tertentu
- Memiliki peran penting dalam penelitian glikosains dan struktur molekul karbohidrat
- Berguna dalam analisis komposisi senyawa kompleks melalui teknik kromatografi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 499-40-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 100mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Isomaltose harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan. Karena bersifat tidak mudah terurai, bahan ini relatif stabil dalam kondisi normal. Namun, dalam penggunaan, perlu dihindari paparan sinar matahari langsung dan kontak dengan bahan kimia berbahaya. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka untuk menjaga kekualitas dan keamanan bahan.
- Chwalek dkk. (2004). Convenient syntheses of isomaltose derivatives from amygdalin. Tetrahedron Letters doi:10.1016/j.tetlet.2004.04.057
- CHWALEK (2004). Convenient syntheses of isomaltose derivatives from amygdalin. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(04)00831-7
- Holtkamp dkk. (2011). Adsorption properties of BEA zeolites and their aluminum phosphate extrudates for purification of isomaltose. Adsorption doi:10.1007/s10450-011-9339-1
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
