Isoproterenol Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan farmakologi. Sebagai alkaloid, senyawa ini memiliki aktivitas adrenalin-like yang dapat memengaruhi sistem saraf dan jantung. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan obat, uji toksisitas, dan penelitian tentang efek stimulan pada tubuh manusia. Isoproterenol Hydrochloride juga digunakan dalam penelitian tentang mekanisme kerja hormon adrenalin dan respons fisiologis terhadap stres.
Isoproterenol Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etanol dan aseton. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, yang membuatnya cocok untuk analisis kuantitatif dan kualitatif dalam laboratorium. Karena sifatnya yang sangat spesifik, senyawa ini dipilih untuk eksperimen yang memerlukan presisi tinggi dan akurasi dalam pengukuran.
Di laboratorium Indonesia, Isoproterenol Hydrochloride digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, termasuk uji farmakologis, analisis kimia, dan pengembangan produk farmasi. Senyawa ini juga sering ditemukan dalam penelitian kesehatan masyarakat dan farmasi, terutama dalam studi tentang efek obat pada tubuh manusia.
- Uji farmakologis untuk mengevaluasi efek stimulan pada sistem saraf dan jantung
- Penelitian tentang mekanisme kerja hormon adrenalin dan respons fisiologis
- Analisis kuantitatif dalam laboratorium kimia dan farmakologi
- Pengembangan produk farmasi dan obat-obatan baru
- Uji toksisitas untuk menilai dampak jangka panjang pada organ tubuh
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51-30-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Isoproterenol Hydrochloride harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau pernapasan. Senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Mandapaka dkk. (2024). Identification and quantification of potential genotoxic impurity N-nitroso isoproterenol in bradycardia drug isoproterenol hydrochloride by LC-MS/MS technique. Analytical Chemistry Letters doi:10.1080/22297928.2024.2417185
- (2025). Development and validation of a novel RP-HPLC method for impurity profiling of isoproterenol hydrochloride. Biochemical and Cellular Archives doi:10.51470/bca.2025.25.1.653
- Diehl dkk. (2015). Effects of isoproterenol hydrochloride and moxifloxacin hydrochloride on cardiovascular parameters assessed via jacketed external telemetry (JET) in the freely moving minipig. Journal of Pharmacological and Toxicological Methods doi:10.1016/j.vascn.2015.08.074
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
