Isoproterenol Sulfate Dihydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan farmakologi. Bahan ini merupakan salah satu alkaloid yang memiliki aktivitas adrenalin-like, sehingga sering digunakan untuk mempelajari mekanisme respons fisiologis pada tubuh manusia dan hewan. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain, serta dalam uji aktivitas farmakologis terhadap berbagai target biologis.
Isoproterenol Sulfate Dihydrate memiliki sifat larut dalam air dan memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu. Karakteristik ini menjadikannya cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan eksperimen yang memerlukan kestabilan senyawa selama proses. Selain itu, senyawa ini memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan yang tepat, sehingga memudahkan para peneliti dalam penggunaannya.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Isoproterenol Sulfate Dihydrate sering digunakan dalam penelitian terkait farmakologi, biokimia, dan farmasi. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang bertujuan untuk memahami mekanisme obat dan pengaruhnya terhadap tubuh.
Produk TCI terkait
- Digunakan dalam uji aktivitas farmakologis untuk mengevaluasi efek stimulan pada sistem saraf.
- Cocok untuk penelitian tentang mekanisme respons fisiologis pada berbagai kondisi klinis.
- Berguna dalam sintesis senyawa kimia yang memiliki aktivitas adrenalin-like.
- Dapat digunakan dalam eksperimen biokimia untuk mempelajari interaksi molekuler.
- Memperkaya data penelitian dalam bidang farmakologi dan terapi obat.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 299-95-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Isoproterenol Sulfate Dihydrate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Tempat penyimpanan yang ideal adalah di ruangan dengan suhu sekitar 20-25°C dan kelembapan rendah. Dalam penggunaan, bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau saluran pernapasan. Selain itu, bahan ini sebaiknya tidak disimpan bersama bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
—
