4-Isopropylphenol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam senyawa aromatik dan merupakan bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Dalam laboratorium, 4-Isopropylphenol digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa dengan struktur kompleks, seperti obat, bahan kimia industri, atau bahan baku untuk reaksi substitusi.
Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi, seperti reaksi substitusi elektrofilik dan reaksi oksidasi. Karena struktur molekulnya yang memiliki gugus fenil dan isopropil, senyawa ini memiliki kecenderungan untuk berikatan dengan berbagai reaktif lainnya. Sifat tersebut menjadikannya pilihan yang tepat untuk reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan fleksibilitas struktur.
Di laboratorium Indonesia, 4-Isopropylphenol digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa dengan aplikasi medis atau industri. Bahan ini menjadi bagian penting dalam penelitian yang memerlukan senyawa bahan baku yang dapat diubah menjadi senyawa kompleks.
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan bahan baku untuk industri kimia dan plastik
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam sintesis senyawa aromatik
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi dalam bidang material
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam lingkungan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 99-89-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
4-Isopropylphenol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat korosif dan beracun, sehingga penggunaannya harus dilakukan dengan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Penanganan harus dilakukan di area laboratorium yang terkontrol dan terpisah dari bahan kimia lainnya untuk menghindari risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Choi dkk. (2004). Aquatic toxicity of four alkylphenols (3‐tert‐butylphenol, 2‐isopropylphenol, 3‐isopropylphenol, and 4‐isopropylphenol) and their binary mixtures to microbes, invertebrates, and fish. Environmental Toxicology doi:10.1002/tox.10150
- Szostak dkk. (1995). Experimental and Theoretical Studies of Vibrational and Electronic Spectra of the Molecule and Crystal of p-Isopropylphenol. The Journal of Physical Chemistry doi:10.1021/j100041a013
- Azerbaijan State Pedagogical University, Faculty of Chemistry dkk. (2025). Extraction-Spectrophotometric Determination of Titanium With 2,6-Dimercapto-4-Isopropylphenol and Hydrophobic Amines. Chemistry Research and Practice doi:10.64030/3065-906x.02.01.05
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

