Isobutylene Oxide (IBO) adalah senyawa kimia organik yang digunakan secara luas dalam laboratorium sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks. Produk ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat reaktif, sehingga menjadi bahan penting dalam berbagai reaksi kimia seperti epoksidasi, polimerisasi, dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, IBO sering digunakan untuk memproduksi senyawa seperti polietilen, poliester, dan berbagai bahan kimia industri.
Karakteristik utama IBO adalah sifatnya yang sangat reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Senyawa ini memiliki titik didih yang tinggi dan kepadatan yang moderat, sehingga mudah diukur dan digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Karena sifat reaktivitasnya, IBO membutuhkan penggunaan yang hati-hati dan harus disimpan dalam wadah tertutup untuk mencegah kontaminasi atau reaksi tidak diinginkan.
Di laboratorium Indonesia, IBO digunakan dalam berbagai penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis organik, pengembangan bahan kimia, dan penelitian industri. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang stabil dan kualitas yang memenuhi standar internasional.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaksi epoksidasi
- Pengembangan bahan polimer seperti polietilen dan poliester
- Reaksi polimerisasi untuk produksi bahan kimia industri
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam kondisi berbeda
- Pembuatan bahan bantu dalam proses sintesis kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 558-30-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung |
Isobutylene Oxide harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, di tempat yang sejuk dan jauh dari sumber panas. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tidak bereaksi. Dalam penggunaan, perlu diperhatikan kehati-hatian karena senyawa ini sangat reaktif dan dapat menyebabkan reaksi berbahaya jika tidak diatur dengan tepat. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani produk ini.
- Hu dkk. (2021). Alternating Copolymerization of Isobutylene Oxide and Cyclic Anhydrides: A New Route to Semicrystalline Polyesters. Macromolecules doi:10.1021/acs.macromol.1c00793
- Sugiyama dkk. (2025). Ring-opening alternating copolymerization of cyclic anhydrides and isobutylene oxide using organobase catalysts. Polymer Journal doi:10.1038/s41428-025-01087-9
- Hubbell dkk. (2020). Catalyst-Controlled Regioselective Carbonylation of Isobutylene Oxide to Pivalolactone. ACS Catalysis doi:10.1021/acscatal.0c03492
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
