Isosorbide adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri. Sebagai derivat dari sorbitol, senyawa ini memiliki struktur molekuler yang unik dan memungkinkan reaksi kimia yang sangat fleksibel. Dalam laboratorium, Isosorbide sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan biokimia. Karena kemampuannya dalam berinteraksi dengan berbagai reaktan, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan modifikasi struktur molekuler.
Isosorbide memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berubah menjadi berbagai bentuk lain melalui reaksi kimia tertentu. Sifat ini menjadikannya sangat cocok untuk digunakan dalam proses sintesis dan modifikasi molekul. Selain itu, senyawa ini tidak bersifat toksik dalam kadar yang wajar, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Karena kestabilannya dan kemampuannya dalam berbagai reaksi, Isosorbide sering dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, Isosorbide digunakan dalam berbagai penelitian kimia dan biokimia, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan senyawa baru, pengujian katalis, serta penelitian tentang sifat kimia dan biologis senyawa tertentu. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk mengakses bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Dalam sintesis senyawa organik, Isosorbide digunakan sebagai prekursor untuk membangun struktur molekul kompleks.
- Bahan ini cocok untuk penelitian biokimia karena kemampuannya dalam berinteraksi dengan berbagai reaktan dan substrat.
- Isosorbide sering digunakan dalam pengembangan senyawa farmakologis sebagai bahan baku dalam modifikasi struktur.
- Dalam penelitian katalis, senyawa ini menjadi bahan yang ideal untuk menguji efektivitas katalis tertentu.
- Isosorbide juga digunakan dalam pengujian aktivitas biologis senyawa baru untuk mengevaluasi potensinya sebagai obat atau bahan aktif.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 652-67-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara bebas |
Isosorbide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam laboratorium, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta diangkat dengan alat pelindung yang sesuai. Penanganan harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi dan memastikan keamanan dalam penggunaan.
- Ushio-Fukai dkk. (1995). Mechanisms of isosorbide mononitrates-induced relaxation of vascular smooth muscle: comparison between isosorbide-2-mononitrate (2-1SMN) and isosorbide-5-mononitrate (5-ISMN). Japanese Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0021-5198(19)46692-4
- Tundo dkk. (2011). Intramolecular cyclisation of isosorbide by dimethylcarbonate chemistry. Comptes Rendus. Chimie doi:10.1016/j.crci.2010.11.011
- Takumida dkk. (2005). Isosorbide Delays Gentamicin-Induced Vestibular Sensory Cell Death. ORL doi:10.1159/000089408
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
