Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 29170-08-9

4-Iodo-4'-nitrobiphenyl, CAS 29170-08-9, TCI I0537

4-Iodo-4'-nitrobiphenyl, CAS 29170-08-9, TCI I0537

Identitas Kimia

No. CAS
29170-08-9
PubChem
CID 120142·SID 87571884
Rumus molekul
C12H8INO2
Berat molekul
325.10 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1-(4-iodophenyl)-4-nitrobenzene
SMILES
C1=CC(=CC=C1C2=CC=C(C=C2)I)[N+](=O)[O-]
InChIKey
YEDVRRNLTGKJSW-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.809.800,00
Harga reguler Rp 1.964.550,00 Harga obral Rp 2.809.800,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI I0537 4-Iodo-4'-nitrobiphenyl adalah senyawa bifenil yang membawa atom iodium pada ujung satu cincin dan gugus nitro pada ujung cincin lainnya, keduanya pada posisi para. Sebagai blok bangunan non-heterosiklik, bahan ini menyediakan kerangka bifenil linier yang telah terfungsionalisasi di kedua ujungnya, sehingga dapat langsung digunakan sebagai unit penghubung panjang dalam pembangunan molekul yang lebih besar. Struktur dua cincin aromatik yang tersambung langsung ini merupakan motif penting dalam kimia material, kimia medisinal, dan kimia supramolekul karena memberi kekakuan sekaligus jangkauan jarak yang terdefinisi.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah perbedaan sifat elektronik dan reaktivitas yang tajam antara kedua ujungnya. Gugus nitro merupakan penarik elektron kuat yang mengutubkan seluruh sistem terkonjugasi, menghasilkan momen dipol besar yang berguna pada riset bahan optik nonlinier dan molekul dengan sifat transfer muatan. Gugus nitro tersebut juga dapat direduksi menjadi amina aromatik, membuka jalan menuju amida, garam diazonium, dan berbagai turunan lain. Di ujung berlawanan, atom iodium menyediakan titik sambung yang siap untuk reaksi kopling berkatalis logam. Kedua situs ini bekerja secara ortogonal, sehingga urutan pengerjaan dapat diatur sesuai rancangan sintesis yang diinginkan peneliti.

Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak digunakan pada riset material organik, elektronika molekuler, kerangka logam-organik, serta pengembangan bahan fotokimia di lingkungan perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk penelitian skala kecil, penyiapan seri senyawa model, dan pengujian sifat bahan sebelum ditingkatkan skalanya. Ukuran kecil juga membantu menjaga kesegaran bahan yang peka cahaya.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis bahan elektronika organik dan optik nonlinier, karena pasangan gugus nitro penarik elektron dan sistem terkonjugasi bifenil menghasilkan karakter transfer muatan yang kuat.
  • Reaksi kopling silang berkatalis paladium pada ujung iodium, sebab ikatan karbon–iodium mudah teraktivasi untuk memperpanjang rangka menuju terfenil atau oligomer terkonjugasi.
  • Penyiapan prekursor amina aromatik melalui reduksi gugus nitro, mengingat amina yang dihasilkan menjadi titik masuk menuju amida, imina, dan garam diazonium.
  • Pembuatan penghubung kaku untuk kerangka logam-organik dan kimia supramolekul, karena kerangka bifenil linier memberikan jarak antar simpul yang terdefinisi dan terprediksi.
  • Riset kristal cair dan bahan fungsional, sebab motif bifenil tersubstitusi para merupakan unit mesogenik klasik yang menentukan perilaku fase bahan tersebut.

Merek TCI
Nomor CAS 29170-08-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik padatan kristalin
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, tertutup rapat, terlindung dari cahaya

Simpan bahan ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, karena gabungan gugus nitro dan atom iodium membuatnya peka terhadap cahaya serta panas. Jauhkan dari sumber panas, nyala api, bahan pereduksi kuat, dan oksidator, sebab senyawa nitroaromatik memerlukan kehati-hatian tambahan terhadap tekanan termal. Gunakan spatula kering dan bersih, kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, pelindung mata, serta jas laboratorium saat menimbang. Lakukan penanganan di dalam lemari asam dan hindari menghirup debu halus. Buang sisa bahan dan cucian peralatan melalui jalur limbah kimia terpisah sesuai prosedur institusi.

—