TCI I0587 Methyl 4-Isopropoxybenzoate adalah ester metil dari asam 4-isopropoksibenzoat, yakni cincin benzena yang membawa gugus ester metil pada satu sisi dan gugus eter isopropoksi tepat di seberangnya (posisi para). Di laboratorium, senyawa ini berfungsi sebagai balok bangun aromatik non-heterosiklik yang menyediakan kerangka benzoat tersubstitusi siap pakai. Kehadiran eter isopropoksi sekaligus berarti gugus fenol telah terlindungi dalam bentuk yang stabil, sehingga peneliti dapat mengerjakan transformasi pada bagian ester tanpa harus mengurusi reaktivitas hidroksil bebas pada setiap tahapnya.
Karakteristik yang membuat bahan ini dipilih berakar pada sifat elektronik dan steriknya. Gugus alkoksi bersifat pendonor elektron melalui resonansi, sehingga cincin aromatik menjadi lebih kaya elektron dan pola reaktivitasnya terhadap substitusi elektrofilik maupun metalasi terarah dapat diprediksi. Sementara itu, ester metil adalah gugus fungsi yang sangat mudah diolah lebih lanjut: dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat, direduksi menjadi alkohol benzilik, diubah menjadi amida melalui aminolisis, atau diubah menjadi keton melalui pereaksi organologam. Percabangan isopropil memberikan sedikit halangan sterik dan menaikkan sifat lipofilik, dua parameter yang kerap dituning dalam rancangan molekul obat maupun molekul mesogenik pada penelitian kristal cair.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini biasanya dipakai oleh kelompok riset kimia organik dan kimia medisinal yang membangun seri analog untuk kajian hubungan struktur-aktivitas, serta pada penelitian material organik. Kemasan 5 gram sesuai dengan karakter pekerjaan tersebut, yang umumnya menuntut bahan antara dalam jumlah terbatas namun beragam jenisnya, sehingga anggaran riset dapat dialokasikan untuk variasi struktur, bukan untuk menimbun satu bahan dalam jumlah besar.
- Bahan antara sintesis kimia medisinal: kerangka benzoat para-alkoksi sering muncul pada seri analog yang disiapkan untuk kajian hubungan struktur dan aktivitas.
- Prekursor asam 4-isopropoksibenzoat: hidrolisis ester menghasilkan asam karboksilat yang selanjutnya dipakai pada amidasi maupun pembentukan ester lain.
- Sintesis bahan kristal cair: inti benzoat para-tersubstitusi merupakan motif mesogenik klasik yang menentukan sifat fase pada material organik eksperimental.
- Reduksi menuju alkohol benzilik: ester diubah menjadi 4-isopropoksibenzil alkohol yang berguna sebagai bahan antara eterifikasi atau oksidasi lanjutan.
- Strategi fenol terlindungi: gugus isopropoksi menjaga fungsi fenol selama tahap reaksi lain, lalu dapat dilepaskan bila hidroksil bebas dibutuhkan.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry) |
|---|---|
| Nomor CAS | 35826-59-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | rincian bentuk dan penampakan lot mengacu pada label serta lembar analisis yang menyertai kemasan |
| Penyimpanan | tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya langsung |
Simpan bahan ini dalam wadah aslinya yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, dan terlindung dari sinar matahari langsung maupun sumber panas. Ester aromatik umumnya stabil pada penyimpanan normal, namun kontak berkepanjangan dengan kelembapan, asam kuat, atau basa kuat dapat memicu hidrolisis perlahan sehingga kemurniannya menurun; pisahkan dari kelompok reagen tersebut di rak penyimpanan. Karena kemasannya kecil, tutup segera setelah penimbangan dan gunakan spatula bersih dan kering agar isi wadah tidak terkontaminasi. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta kerjakan penimbangan di area berventilasi baik. Kumpulkan sisa dan bahan terkontaminasi sebagai limbah kimia organik sesuai prosedur institusi.
—


