Isobornyl Acrylate (stabilized with MEHQ), dengan nomor CAS 5888-33-5, adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi polimerisasi untuk menghasilkan polimer dengan sifat tertentu. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian bidang ilmu material dan kimia. Sebagai monomer, Isobornyl Acrylate berperan sebagai bahan dasar dalam pembuatan polimer seperti resin, adhesif, dan komposit. Karena sifat reaktivitasnya, bahan ini sangat penting dalam proses sintesis polimer dan modifikasi material.
Isobornyl Acrylate memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi dengan berbagai jenis penginisiasi dan katalis. Stabilisasi dengan MEHQ (Monomethylhydroquinone) membantu memperpanjang masa simpan bahan ini dan mencegah degradasi selama penyimpanan. Sifat ini membuatnya lebih aman dan lebih stabil dibandingkan bahan yang tidak stabilisasi. Karena itu, bahan ini dipilih untuk digunakan dalam laboratorium yang membutuhkan konsistensi dan kestabilan dalam proses sintesis.
Di laboratorium Indonesia, Isobornyl Acrylate digunakan dalam penelitian bidang material dan kimia. Bahan ini sangat relevan untuk pengembangan produk industri seperti pelapis, bahan komposit, dan bahan kimia untuk aplikasi medis. Sebagai bahan dasar, Isobornyl Acrylate menjadi pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan reaktivitas dan kestabilan kimia yang tinggi.
- Pembuatan polimer termoplastik untuk aplikasi industri
- Sintesis resin epoksi dengan sifat tahan panas dan tahan bahan kimia
- Pengembangan bahan adhesif dengan daya rekat tinggi
- Penelitian tentang sifat mekanik dan termal dari bahan komposit
- Pengujian kinerja bahan kimia dalam proses polimerisasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5888-33-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Isobornyl Acrylate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara untuk mencegah penguapan dan reaksi kimia. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat reaktifnya, bahan ini harus dihindari dari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selama penggunaan, pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik dan gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- Christoffers dkk. (2013). Two decades of occupational (meth)acrylate patch test results and focus on isobornyl acrylate. Contact Dermatitis doi:10.1111/cod.12023
- Mougharbel dkk. (2009). Diffusion Behavior of Isobornyl Acrylate into Photopolymerized Urethane Acrylate Films: Influence of Surface Oxidation during Curing. Langmuir doi:10.1021/la9009338
- Jakubowski dkk. (2008). Comparison of thermomechanical properties of statistical, gradient and block copolymers of isobornyl acrylate and n-butyl acrylate with various acrylate homopolymers. Polymer doi:10.1016/j.polymer.2008.01.047
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
