2-Isobutylthiazole adalah senyawa heterosiklik beranggota lima yang mengandung atom belerang dan nitrogen dalam satu cincin aromatik, dengan rantai isobutil terikat pada posisi kedua. Cincin tiazol merupakan motif penting yang hadir pada vitamin B1 serta sejumlah bahan obat dan senyawa bioaktif. Selain perannya sebagai bahan pembangun heterosiklik, senyawa ini juga dikenal luas sebagai senyawa aroma khas yang secara alami terdapat pada buah tomat dan turut membentuk karakter baunya yang hijau dan segar.
Sifat yang membuat senyawa ini dipilih mencakup dua aspek sekaligus. Dari segi sintesis, cincin tiazol bersifat aromatik dan stabil, dengan atom nitrogen yang dapat menerima proton atau mengikat ion logam serta posisi cincin tertentu yang dapat dimodifikasi lebih lanjut melalui deprotonasi terarah maupun substitusi. Rantai isobutil menyumbang sifat lipofilik yang berpengaruh pada kelarutan dan daya tembus membran pada molekul turunannya. Dari segi analitik, aromanya yang sangat kuat pada kadar rendah menjadikannya senyawa penanda yang penting dalam penelitian citarasa dan aroma pangan menggunakan kromatografi gas berpadu olfaktometri.
Di Indonesia, senyawa ini relevan bagi laboratorium teknologi pangan yang meneliti profil aroma produk hortikultura dan olahannya, sekaligus bagi laboratorium kimia sintesis yang mengembangkan senyawa berbasis tiazol. Kemasan 5 g memadai untuk pembuatan larutan baku analitik yang biasanya berkadar sangat rendah maupun untuk percobaan sintesis skala penelitian.
Produk TCI terkait
- TCI A0336 6142-15-0 2-Amino-4-methylthiazole Hydrochloride
- TCI A3066 82632-77-7 2-Amino-4-(4-chlorophenyl)-5-methylthiazole
- TCI A2887 30748-47-1 5-Acetyl-2-amino-4-methylthiazole
- TCI A1303 1603-91-4 2-Amino-4-methylthiazole
- TCI A1265 24295-03-2 2-Acetylthiazole
- TCI A1250 7305-71-7 2-Amino-5-methylthiazole
- Bahan rujukan analisis aroma pangan, karena senyawa ini merupakan penanda khas tomat yang lazim dipantau pada penelitian profil citarasa.
- Standar kromatografi gas berpadu olfaktometri, sebab ambang baunya yang rendah menjadikannya acuan berguna untuk mengkalibrasi tanggapan penciuman dan detektor.
- Bahan pembangun sintesis heterosiklik, mengingat cincin tiazolnya dapat dimodifikasi lebih lanjut menuju senyawa bioaktif maupun kandidat obat baru.
- Ligan pada kimia koordinasi, karena atom nitrogen dan belerang pada cincin mampu mengikat pusat logam membentuk kompleks yang menarik dipelajari.
- Penelitian pengembangan perisa, sebab sifat lipofilik dan aromanya yang kuat berguna untuk menyusun formulasi aroma dengan karakter hijau dan segar.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 18640-74-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5 g |
| Bentuk fisik | cairan dengan aroma kuat |
| Penyimpanan | simpan dingin, tertutup rapat, terlindung cahaya, sesuai anjuran pada label kemasan |
Simpan 2-Isobutylthiazole dalam wadah asli yang tertutup sangat rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik; penyimpanan dingin dianjurkan bila label menyebutkannya. Senyawa ini memiliki aroma yang sangat kuat bahkan pada kadar rendah, sehingga wadah harus selalu tertutup rapat agar bau tidak menyebar ke seluruh ruang laboratorium dan mencemari cuplikan analisis lain, khususnya pada pekerjaan aroma pangan. Gunakan alat gelas atau jarum suntik khusus yang dipisahkan dari peralatan umum. Lakukan penuangan di dalam lemari asam dengan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Jauhkan dari oksidator kuat dan sumber api, serta baca Lembar Data Keselamatan Bahan lebih dahulu.
- (2009). PALLADIUM (II) ACETATE-BUTYLDI-1-ADAMANTYLPHOSPHINE CATALYZED ARYLATION OF ELECTRON-RICH HETEROCYCLES. PREPARATION OF 5-PHENYL-2-ISOBUTYLTHIAZOLE.. Organic Syntheses doi:10.15227/orgsyn.086.0105
- Buğday dkk. (2021). C H Bond activation of 2-isobutylthiazole at C5 position catalysed by Pd-N-heterocyclic carbene complexes. Journal of Organometallic Chemistry doi:10.1016/j.jorganchem.2021.121730
- Khan dkk. (2021). Pd-N-heterocyclic carbene complex catalysed C–H bond activation of 2-isobutylthiazole at the C5 position with aryl bromides. New Journal of Chemistry doi:10.1039/d1nj00514f
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
