Isoconazole Nitrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik dan sering digunakan sebagai bahan bantu dalam penelitian mikrobiologi. Sebagai derivat dari imidazol, Isoconazole Nitrate memiliki aktivitas antimikroba yang memungkinkan penggunaannya dalam pengujian sensitivitas bakteri dan fungi.
Karakteristik utama Isoconazole Nitrate meliputi stabilitas kimia yang baik, daya larut dalam pelarut organik, serta kemampuan untuk berinteraksi dengan protein target dalam sel. Sifat-sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk berbagai eksperimen yang memerlukan presisi dan konsistensi hasil. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan laboratorium yang beragam, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan.
Di laboratorium Indonesia, Isoconazole Nitrate sering digunakan dalam penelitian terkait pengendalian infeksi dan pengembangan obat. Bahan ini juga menjadi bagian dari protokol uji laboratorium yang mendukung kebutuhan riset kesehatan masyarakat dan industri farmasi. Dengan ketersediaan yang terjangkau dan kualitas yang terjamin, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk peneliti lokal.
- Uji sensitivitas bakteri untuk menentukan efektivitas antibiotik
- Pengembangan obat baru dalam penelitian farmakologi
- Penelitian tentang mekanisme kerja antimikroba dalam biokimia
- Pengujian aktivitas antifungal untuk pengembangan produk farmasi
- Analisis komposisi bahan aktif dalam produk kesehatan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24168-96-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Isoconazole Nitrate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil, tidak terlalu panas atau dingin. Saat mengambil atau menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan wadah tidak bocor dan selalu ditutup rapat setelah digunakan.
- Lazarov dkk. (1997). Pustular Allergic Contact Dermatitis to Isoconazole Nitrate. Dermatitis doi:10.1097/01206501-199712000-00008
- Lazarov dkk. (1997). Pustular Allergic Contact Dermatitis to Isoconazole Nitrate. American Journal of Contact Dermatitis doi:10.1053/ajcd.1997.2827
- Kye (2008). Successful treatment of tinea pedis with a topical agent containing isoconazole nitrate and diflucortolone valerate. Mycoses doi:10.1111/j.1439-0507.2008.01609.x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
