Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 479-41-4

Indirubin, CAS 479-41-4, TCI I0868

Indirubin, CAS 479-41-4, TCI I0868

Identitas Kimia

No. CAS
479-41-4
PubChem
CID 10177·SID 253659557
Rumus molekul
C16H10N2O2
Berat molekul
262.26 g/mol
Kemurnian
>97.0%(HPLC)(qN
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-(2-hydroxy-1H-indol-3-yl)indol-3-one
SMILES
C1=CC=C2C(=C1)C(=C(N2)O)C3=NC4=CC=CC=C4C3=O
InChIKey
JNLNPCNGMHKCKO-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 7.102.200,00
Harga reguler Rp 4.982.250,00 Harga obral Rp 7.102.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Indirubin adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori alkaloid, dan digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmiah. Bahan ini memiliki struktur kimia kompleks yang membuatnya menjadi bahan penting dalam berbagai eksperimen kimia dan biologis. Dalam laboratorium, Indirubin sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam reaksi kimia tertentu. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, Indirubin juga digunakan dalam studi tentang aktivitas biologis, seperti pengujian efek farmakologis pada sel atau organisme.

Indirubin memiliki sifat kimia yang unik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul organik dan anorganik. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas tertentu. Selain itu, Indirubin memiliki tingkat kemurnian tinggi, yang memastikan hasil eksperimen tetap akurat dan dapat diandalkan. Karena sifat tersebut, Indirubin sering dipilih oleh para peneliti yang membutuhkan bahan berkualitas tinggi untuk eksperimen yang memerlukan presisi.

Di laboratorium di Indonesia, Indirubin digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang biokimia, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan obat, studi tentang aktivitas antioksidan, serta eksperimen yang melibatkan interaksi molekuler. Ketersediaan Indirubin di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen yang memerlukan bahan ini tanpa harus mengimpor dari luar negeri.

Brosur TCI (PDF)

  • Pengujian aktivitas antioksidan pada senyawa organik
  • Sintesis senyawa alkaloid lain dalam proses farmakologis
  • Penelitian tentang efek biologis pada sel dan jaringan
  • Eksperimen kimia untuk memahami reaktivitas molekul
  • Pengembangan obat baru melalui studi struktur-aktivitas

Merek TCI
Nomor CAS 479-41-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Biochemicals and Reagents
Ukuran kemasan 25mg
Bentuk fisik Serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering

Indirubin harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan, dan jauhkan dari paparan cahaya langsung. Dalam laboratorium, Indirubin harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan dan masker, karena sifatnya yang kimia. Pastikan wadahnya tidak terbuka selama tidak digunakan untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan.

  • Yoo dkk. (2017). The Effects of Indigotin and Indirubin Pigments on the Dyeability and the Color of Silk Dyed with Indigo and Indirubin Mixed Dye. Journal of the Korean Society of Clothing and Textiles doi:10.5850/jksct.2017.41.5.914
  • Lo dkk. (2013). An Indirubin Derivative, Indirubin-3′-Monoxime Suppresses Oral Cancer Tumorigenesis through the Downregulation of Survivin. PLoS ONE doi:10.1371/journal.pone.0070198
  • Blažević dkk. (2015). Indirubin and Indirubin Derivatives for Counteracting Proliferative Diseases. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine doi:10.1155/2015/654098

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.