1,2-Indandione adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk sintesis senyawa kompleks. Sebagai building block, senyawa ini memiliki struktur dasar yang dapat diubah melalui reaksi kimia untuk menghasilkan berbagai produk seperti obat, bahan plastik, atau bahan kimia industri. Dalam laboratorium, 1,2-Indandione sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi, oksidasi, atau reaksi ring-opening.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap kondisi tertentu seperti suhu tinggi atau pengaruh katalis. Struktur molekulnya yang memiliki dua ikatan rangkap dan dua gugus karbonil membuatnya sangat cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi. Karena karakteristik ini, 1,2-Indandione menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, 1,2-Indandione digunakan dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakannya untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang farmasi, material, atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti dan mahasiswa.
Produk TCI terkait
- Reaksi sintesis senyawa kompleks dalam penelitian farmasi untuk pengembangan obat baru.
- Penggunaan dalam reaksi oksidasi untuk memperoleh senyawa dengan struktur lebih kompleks.
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam bidang kimia organik.
- Sintesis bahan plastik dan polimer dalam industri kimia terapan.
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia untuk meningkatkan efisiensi reaksi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16214-27-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,2-Indandione harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Karena sifat reaktifnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Penyimpanan dalam lingkungan yang stabil akan meminimalkan risiko degradasi atau reaksi tidak diinginkan. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menjaga keselamatan laboratorium.
- TOMINAGA dkk. (1996). ChemInform Abstract: 1,3‐Dipolar Cycloaddition Reaction of 2‐((Trimethylsilylmethylamino)( methylthio))methylene‐1,3‐indandione and 2‐((Trimethylsilylmethylthio)( methylthio))methylene‐1,3‐indandione: Synthetic Equivalents of Cyclic Dicarbonyl Alkylideneazomethine and Alkylidenethiocarbonyl Ylides as Novel 1,3‐Dipolar Reagents.. ChemInform doi:10.1002/chin.199646042
- GOMAA (1996). ChemInform Abstract: Reaction of Imines with Naphthoquinones and 2‐(Dicyanomethylene)‐1,3‐ indandione.. ChemInform doi:10.1002/chin.199611105
- Nematollahi dkk. (2001). Electrochemical Study of Bromide in the Presence of 1,3-Indandione. Application to the Electrochemical Synthesis of Bromo Derivatives of 1,3-Indandione. Molecules doi:10.3390/60700639
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
