2-Isocyanatoethyl Methacrylate (stabilized with BHT) adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk membangun molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur yang mengandung grup isosianat dan metakrilat, yang memberikan sifat reaktif tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai komponen lain. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam pembuatan polimer dan bahan kimia berbasis metakrilat.
Karena stabilisasi dengan BHT (butylated hydroxytoluene), bahan ini memiliki daya tahan terhadap oksidasi dan memperpanjang masa simpan. Sifat ini membuatnya lebih aman untuk digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan bahan yang tidak stabil. Selain itu, sifat reaktif dan kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai grup fungsi membuatnya menjadi pilihan yang sangat baik dalam berbagai reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan pengembangan bahan baru. Banyak institusi pendidikan dan lembaga riset mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan stabilitas yang baik.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan reaktivitas tinggi
- Pembuatan polimer dengan sifat mekanik dan kimia yang baik
- Reaksi crosslinking dalam pembuatan bahan komposit
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi medis dan industri
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas molekul organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 30674-80-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Hindari paparan panas berlebihan atau kelembapan tinggi, karena dapat memengaruhi stabilitas bahan. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk mengurangi risiko paparan langsung.
- Qu dkk. (2020). Acrylic Functionalization of Cellulose Nanocrystals with 2-Isocyanatoethyl Methacrylate and Formation of Composites with Poly(methyl methacrylate). ACS Omega doi:10.1021/acsomega.0c04246
- Lam dkk. (2007). Isocyanatoethyl Methacrylate Telomerization and Cotelomerization. Macromolecular Chemistry and Physics doi:10.1002/macp.200600355
- YAMADA dkk. (2026). Development and characterization of sidechain electro-optic polymers with methoxy adamantan methacrylate and isocyanatoethyl methacrylate co-polymer. IEICE Transactions on Electronics doi:10.1587/transele.2025oms0002
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
