Ingenol TCI I1112 30220-46-3 adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian bidang kehidupan dan biokimia. Senyawa ini berperan sebagai bahan baku dalam eksperimen yang melibatkan aktivitas biologis, terutama dalam studi tentang efek biologis senyawa alami terhadap sel dan jaringan. Ingenol sering digunakan dalam penelitian kesehatan dan farmasi, terutama dalam pengembangan obat atau bahan aktif farmakologis.
Ingenol memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat digunakan dalam berbagai kondisi eksperimen. Karena sifatnya yang tidak mudah terdegradasi, senyawa ini memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Ketersediaan dalam bentuk kecil seperti 10mg dan 50mg juga memudahkan peneliti dalam penggunaan sesuai kebutuhan eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sangat relevan dalam penelitian bidang farmakologi, biokimia, dan ilmu kesehatan. Peneliti di berbagai institusi seperti universitas dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan mekanisme aksi obat atau respons biologis terhadap bahan aktif.
- Pengujian aktivitas biologis senyawa alami dalam penelitian farmakologi
- Eksperimen untuk mengevaluasi efek toksikologi senyawa pada sel manusia
- Penelitian tentang mekanisme penghambatan pertumbuhan sel kanker
- Pengembangan bahan aktif untuk produk kesehatan dan kosmetik
- Studi tentang interaksi senyawa dengan protein target dalam tubuh
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 30220-46-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 10mg, 50mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Ingenol TCI I1112 30220-46-3 sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dalam kondisi kering serta jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan pada suhu ruangan yang stabil dan terlindungi dari kelembapan sangat dianjurkan. Dalam penggunaan, pastikan untuk mengenakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Zuberi dkk. (2024). Ingenol mebutate–associated immune thrombocytopenic purpura. JAAD Case Reports doi:10.1016/j.jdcr.2024.01.028
- Bagavathi dkk. (1991). On the Chemistry of Ingenol, IV [1]. Zeitschrift für Naturforschung B doi:10.1515/znb-1991-1022
- Basset-Seguin (2014). Ingenol Mebutate. Clinical Medicine Insights: Dermatology doi:10.4137/cmd.s11673
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
