5-Iodoisophthalic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang khas, terdiri dari dua gugus karboksilat dan satu gugus iodin. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa heterosiklik, obat, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif dan stabil, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam reaksi substitusi dan reaksi kondensasi.
5-Iodoisophthalic Acid memiliki sifat kimia yang sangat menarik, termasuk kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi elektrofilik dan nukleofilik. Kehadiran gugus iodin memberikan kestabilan tertentu dan meningkatkan reaktivitas senyawa ini dalam berbagai kondisi reaksi. Karakteristik ini menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa kompleks.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, karakterisasi struktur molekuler, dan studi reaktivitas kimia. Ketersediaan dan kualitas bahan ini sangat mendukung kegiatan penelitian ilmiah di Indonesia.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi elektrofilik dalam sintesis senyawa aromatik
- Pembuatan bahan kimia industri seperti polimer dan pelarut
- Penelitian karakterisasi struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi
- Studi reaktivitas kimia dalam reaksi kondensasi dan penggabungan molekul
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 51839-16-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
5-Iodoisophthalic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontak dengan kelembapan dan udara. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kontaminasi atau reaksi kimia yang tidak terduga.
- Xu dkk. (2016). Syntheses and Crystal Structure of Complex [Ni(5-iipa)(bbi)]n Based on 5-Iodoisophthalic Acid and 1,1′-(1,4-Butanediyl)bis(imidazole) Ligand. Synthesis and Reactivity in Inorganic, Metal-Organic, and Nano-Metal Chemistry doi:10.1080/15533174.2015.1025023
- Zaguzin dkk. (2024). 3D Metal-Organic Coordination Polymers of Zn(II) Based on 1,2-Bis(4-pyridyl)ethylene and Anions of Iodoterephthalic and Iodoisophthalic Acids. Russian Journal of Inorganic Chemistry doi:10.1134/s0036023624601120
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
