TCI K0076 K 858 adalah senyawa kimia kecil yang digunakan sebagai reagen penelitian dalam biologi sel, khususnya pada kajian pembelahan sel dan apoptosis. Senyawa ini dikenal dalam literatur sebagai penghambat kinesin mitotik Eg5 (kinesin spindle protein), yaitu motor protein yang bertanggung jawab membentuk gelendong mitosis bipolar. Dengan menghambat protein tersebut, sel gagal menyusun gelendong secara normal, mengalami penahanan pada fase mitosis, dan pada akhirnya banyak yang memasuki jalur kematian sel terprogram. Peran utamanya di laboratorium adalah sebagai alat farmakologis untuk membedah mekanisme siklus sel.
Karakteristik yang membuat K 858 dipilih adalah cara kerjanya yang menyasar target mitosis tanpa berinteraksi langsung dengan mikrotubulus seperti agen antimikrotubulus klasik. Perbedaan mekanisme ini penting bagi peneliti karena memungkinkan pemisahan efek yang berasal dari gangguan gelendong mitosis dari efek umum terhadap jaringan mikrotubulus di seluruh sel. Sebagai molekul kecil sintetis, senyawa ini mudah dilarutkan dalam pelarut organik yang lazim dipakai kultur sel dan dapat ditambahkan langsung ke medium dengan kontrol dosis serta waktu paparan yang fleksibel, sehingga cocok untuk percobaan berbasis waktu.
Di Indonesia, senyawa semacam ini banyak digunakan pada laboratorium biologi molekuler, pusat riset kanker, serta program pascasarjana yang mempelajari siklus sel dan apoptosis. Percobaan yang umum meliputi pewarnaan imunofluoresensi gelendong mitosis, analisis siklus sel dengan sitometri alir, serta uji viabilitas pada berbagai garis sel. Kemasan 25 mg sesuai untuk kebutuhan riset karena senyawa ini dipakai pada konsentrasi mikromolar dalam volume medium yang terbatas.
- Studi penahanan mitosis: senyawa ini menghambat kinesin gelendong sehingga sel tertahan pada fase mitosis, menjadikannya alat praktis untuk mengamati dinamika pembelahan sel secara terkendali.
- Penelitian apoptosis: penahanan mitosis berkepanjangan yang dipicu senyawa ini sering berlanjut menjadi kematian sel terprogram, sehingga berguna untuk mempelajari jalur dan penanda apoptosis.
- Analisis siklus sel dengan sitometri alir: peneliti memakainya untuk menggeser populasi sel ke fase G2/M, lalu membandingkan distribusi DNA antar perlakuan secara kuantitatif dan terukur.
- Pencitraan imunofluoresensi gelendong: gangguan pembentukan gelendong bipolar menghasilkan fenotipe morfologi khas yang mudah diamati, sehingga cocok sebagai kontrol positif dalam percobaan mikroskopi.
- Riset penapisan senyawa antikanker: sebagai penghambat target mitosis yang telah dikenal, senyawa ini dipakai sebagai pembanding mekanistik ketika menguji kandidat baru pada garis sel tumor.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 72926-24-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Apoptosis |
| Ukuran kemasan | 25 mg |
| Bentuk fisik | padatan senyawa organik sintetis |
| Penyimpanan | simpan di tempat dingin, terlindung cahaya; ikuti anjuran pada label produk |
Simpan senyawa dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat dingin dan terlindung dari cahaya sesuai anjuran pada label, serta jauh dari kelembapan. Biarkan botol mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar uap air tidak mengembun pada padatan. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam pelarut yang sesuai, dibagi menjadi alikuot kecil, dan disimpan beku untuk menghindari siklus beku-cair berulang yang dapat menurunkan mutu. Gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium; lakukan penimbangan serbuk di dalam lemari asam atau kabinet biosafety yang sesuai.
- محمد (2018). الجريمة في المجتمع اليمني إبان العصر الطاهري 858 - 945هـ / 1454 - 1538م. دراسات تاريخية doi:10.37487/1421-000-007-002
- Huang (2025). Abstract 858: Development of next generation carbohydrate-based vaccines. Cancer Research doi:10.1158/1538-7445.am2025-858
- (1994). 856/90, 858/883, 858/22, 858/255, 926/350 Anti-Alpha Toxin. Hybridoma doi:10.1089/hyb.1994.13.332
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
