TCI L0049 Linalyl Acetate adalah ester asetat dari linalool, berbentuk cairan, dan merupakan salah satu komponen aroma utama pada minyak lavender serta minyak bergamot. Senyawa ini menempati posisi penting baik sebagai standar analisis maupun sebagai building block dalam sintesis organik. Di laboratorium, linalil asetat kerap digunakan untuk menilai mutu dan keaslian minyak atsiri, karena rasio kandungannya terhadap linalool menjadi salah satu indikator karakteristik yang lazim diperiksa pada bahan aromatik komersial.
Karakteristik yang membuat linalil asetat dipilih adalah kestabilannya yang umumnya lebih baik dibandingkan alkohol induknya, karena gugus hidroksil tersier yang reaktif telah tertutup dalam bentuk ester. Meskipun demikian, ikatan rangkap pada rantainya tetap tersedia untuk reaksi adisi, oksidasi, maupun siklisasi. Gugus esternya dapat dihidrolisis atau ditransesterifikasi secara terkendali, menjadikannya substrat yang baik untuk mempelajari kinetika reaksi ester. Volatilitasnya yang sesuai memungkinkan analisis langsung menggunakan kromatografi gas, dan aromanya yang lembut serta manis membuatnya menjadi acuan sensoris yang berharga dalam penilaian profil wewangian.
Di Indonesia, bahan ini banyak digunakan oleh laboratorium pengujian minyak atsiri, penelitian kosmetik dan wewangian, serta program studi farmasi dan kimia bahan alam yang menggarap komoditas aromatik. Kemasan 25 mL sangat sesuai untuk pembuatan larutan standar dan verifikasi metode, sedangkan kemasan 500 mL mendukung pengujian rutin dan penelitian formulasi yang berlangsung dalam jangka panjang.
Brosur TCI (PDF)
- Terpenes 2025-09-22 · hal. 3
- Standar acuan analisis GC minyak lavender dan bergamot, karena kandungannya menjadi penanda mutu yang lazim diperiksa untuk menilai keaslian bahan.
- Substrat penelitian kinetika hidrolisis ester, sebab gugus esternya dapat diurai secara terkendali sehingga cocok untuk menelusuri pengaruh pH dan katalis.
- Bahan uji aktivitas enzim esterase dan lipase, karena merupakan ester terpena alami yang relevan sebagai substrat dalam kajian biokatalisis terapan.
- Komponen penelitian formulasi wewangian, sehingga peneliti dapat mempelajari stabilitas, laju penguapan, serta interaksi aroma dalam sistem campuran yang kompleks.
- Building block sintesis turunan terpena, karena ikatan rangkapnya tetap reaktif meskipun gugus hidroksilnya telah terlindungi dalam bentuk ester.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 115-95-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25 mL dan 500 mL |
| Bentuk fisik | cairan dengan aroma floral manis |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, gelap, tertutup rapat, jauh dari api dan kelembapan |
Simpan linalil asetat dalam botol kaca tertutup rapat yang terlindung dari cahaya, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari nyala api serta sumber panas. Sebagai ester, senyawa ini dapat terhidrolisis perlahan bila terpapar kelembapan, asam, atau basa, sehingga kerapatan tutup botol perlu diperhatikan dan bahan tidak disimpan di lingkungan lembap. Hindari kontak dengan oksidator kuat. Gunakan sarung tangan tahan pelarut, pelindung mata, dan jas laboratorium, serta lakukan penuangan di lemari asam bila memungkinkan untuk membatasi paparan uap.
- Shin dkk. (2023). Effects of linalyl acetate on oxidative stress, inflammation and endothelial dysfunction: can linalyl acetate prevent mild cognitive impairment?. Frontiers in Pharmacology doi:10.3389/fphar.2023.1233977
- Di Sotto dkk. (2016). Letter to the Editor regarding “RIFM fragrance ingredient safety assessment, linalyl acetate, CAS registry number 115-95-7” by Api et al., 2015. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2015.12.009
- (1992). Pseudo linalyl acetate. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/0278-6915(92)90263-k
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
