Lumazine adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks seperti vitamin B2 (riboflavin) dan senyawa lain yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, Lumazine sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia untuk mempercepat proses pembentukan senyawa target.
Lumazine memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap oksidasi dan cahaya. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang perlu diperlakukan dengan hati-hati, terutama dalam penyimpanan dan penggunaan. Dengan struktur molekul yang spesifik, Lumazine dapat berperan sebagai prekursor dalam berbagai reaksi kimia yang memerlukan keakuratan dan kestabilan.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Lumazine digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara efisien dan akurat.
- Sintesis senyawa heterosiklik seperti riboflavin dan derivatnya
- Reaksi kimia dalam pembuatan senyawa biokimia untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan bahan aktif dalam industri kosmetik dan pangan
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan
- Pemrosesan bahan baku untuk produksi senyawa farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 487-21-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan oksidator |
Lumazine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan oksidator. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari makanan dan minuman.
- Scheuring dkk. (1994). (Trifluoromethyl)lumazine Derivatives as 19F NMR Probes for Lumazine protein. Biochemistry doi:10.1021/bi00190a017
- Cushman dkk. (1992). Fluorine-19 NMR studies on the mechanism of riboflavin synthase. Synthesis of 6-(trifluoromethyl)-7-oxo-8-(D-ribityl)lumazine and 6-(trifluoromethyl)-7-methyl-8-(D-ribityl)lumazine. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo00047a015
- MAEBA dkk. (1990). ChemInform Abstract: C‐Nucleosides. Part 10. Synthesis of 1,3‐Dimethyl‐7‐(β‐D‐ribofuranosyl)lumazine (I).. ChemInform doi:10.1002/chin.199003289
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
