TCI L0153 1949-78-6 L-(+)-Lyxose adalah sebuah senyawa karbohidrat yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori glikosains, yang memiliki peran penting dalam studi struktur dan fungsi molekul karbohidrat. L-(+)-Lyxose sering digunakan sebagai substrat atau reaktan dalam reaksi kimia yang melibatkan enzim dan protein, serta dalam sintesis senyawa kompleks.
L-(+)-Lyxose memiliki struktur molekuler yang spesifik dan sifat fisika yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini bersifat larut dalam air dan memiliki titik leleh yang stabil, sehingga mudah dalam penggunaan dan penyimpanan. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah ditemukan, L-(+)-Lyxose menjadi pilihan yang banyak digunakan oleh para peneliti di Indonesia.
Di laboratorium Indonesia, L-(+)-Lyxose digunakan dalam penelitian biomedis, farmakologi, dan kimia organik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam studi metabolisme karbohidrat, pengembangan obat, dan penelitian tentang interaksi molekuler. Karena keberagaman aplikasinya, L-(+)-Lyxose menjadi bahan yang sangat berharga bagi para ilmuwan dan peneliti di berbagai institusi riset di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Dalam studi enzim, L-(+)-Lyxose digunakan sebagai substrat untuk mengevaluasi aktivitas enzim yang terlibat dalam metabolisme karbohidrat.
- Bahan ini cocok untuk eksperimen biokimia yang memerlukan senyawa karbohidrat dengan struktur spesifik untuk mempelajari mekanisme reaksi.
- L-(+)-Lyxose sering digunakan dalam penelitian farmakologi untuk menguji efek senyawa tertentu terhadap sistem metabolisme tubuh.
- Bahan ini juga diterapkan dalam sintesis senyawa kompleks yang memerlukan reaktivitas karbohidrat sebagai bahan baku.
- Di laboratorium kimia organik, L-(+)-Lyxose digunakan sebagai reaktan dalam reaksi kimia yang memerlukan struktur karbohidrat yang spesifik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1949-78-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, di tempat sejuk dan kering |
L-(+)-Lyxose harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penyerapan kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat tidak beracun, tetapi tetap harus ditangani dengan hati-hati seperti bahan kimia lainnya. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Selama penyimpanan, pastikan bahan tidak terpapar sinar matahari langsung atau suhu tinggi. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan tidak ada risiko kebocoran atau pencemaran lingkungan.
- Park dkk. (2010). Substrate specificity of a recombinant d-lyxose isomerase from Serratia proteamaculans that produces d-lyxose and d-mannose. Letters in Applied Microbiology doi:10.1111/j.1472-765x.2010.02903.x
- Popsavin dkk. (2000). ChemInform Abstract: Conversion of D‐Xylose to Protected D‐Lyxose Derivatives and to D‐Lyxose, via the Corresponding 1,2‐Anhydride.. ChemInform doi:10.1002/chin.200012220
- Choi dkk. (2012). Characterization of a recombinant thermostable d-lyxose isomerase from Dictyoglomus turgidum that produces d-lyxose from d-xylulose. Biotechnology Letters doi:10.1007/s10529-012-0874-y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
