Leuprorelin Acetate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan farmakologi. Produk ini termasuk dalam kategori peptida, yang merupakan bagian dari reagen laboratorium yang digunakan untuk penelitian terkait hormon dan sistem endokrin. Leuprorelin Acetate sering digunakan sebagai agen stimulator atau inhibitor dalam penelitian terapi hormon, terutama dalam pengembangan obat dan uji klinis. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai reagen dalam uji aktivitas biologis.
Leuprorelin Acetate memiliki sifat kimia stabil dan dapat berinteraksi dengan reseptor hormon tertentu. Senyawa ini memiliki struktur peptida yang kompleks, sehingga memungkinkan aplikasi luas dalam penelitian biomedis. Karena sifatnya yang spesifik, senyawa ini dipilih karena kemampuannya untuk memicu atau menghambat respons biologis tertentu, seperti aktivitas gonadotropin. Ketersediaannya dalam bentuk kering dan kemurniannya yang tinggi menjadikannya pilihan ideal untuk eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Leuprorelin Acetate digunakan oleh peneliti di berbagai institusi seperti universitas, pusat penelitian, dan lembaga kesehatan. Produk ini sangat relevan untuk penelitian terkait endokrinologi, farmakologi, dan biokimia. Dengan adanya produk ini, peneliti dapat melakukan eksperimen yang lebih akurat dan sesuai dengan standar internasional.
- Penelitian terapi hormon untuk pengobatan gangguan endokrin
- Uji aktivitas biologis pada reseptor gonadotropin
- Sintesis senyawa kimia untuk pengembangan obat
- Eksperimen farmakologi untuk mengevaluasi efek stimulasi atau inhibisi
- Penelitian tentang mekanisme kerja hormon reproduksi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 74381-53-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents > Peptides |
| Ukuran kemasan | 25mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Leuprorelin Acetate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau kaca. Saat menangani produk ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- (2017). New product intros (daunorubicin/cytarabine, liposomal (new combination), deutetrabenazine (new indication), enasidenib mesylate, leuprorelin acetate (new indication), teneligliptin hydrobromide/canagliflozin (new combination). Drugs of Today doi:10.1358/dot.2017.53.9.2701891
- Saruki dkk. (1998). Leuprorelin acetate blood levels and dialysance after the administration of sustained‐release leuprorelin acetate in a dialysis case complicated by prostate cancer. The Prostate doi:10.1002/(sici)1097-0045(19980215)34:3<191::aid-pros6>3.3.co;2-h
- Saruki dkk. (1998). Leuprorelin acetate blood levels and dialysance after the administration of sustained-release leuprorelin acetate in a dialysis case complicated by prostate cancer. The Prostate doi:10.1002/(sici)1097-0045(19980215)34:3<191::aid-pros6>3.0.co;2-l
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
