D-Lactic Acid adalah senyawa kimia yang memiliki struktur asam laktat dengan konfigurasi D. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis organik, terutama dalam reaksi asimetris yang memerlukan bahan pembangun chiral. Dalam laboratorium, D-Lactic Acid berperan sebagai bahan dasar untuk membangun senyawa dengan struktur asimetris yang kompleks. Bahan ini juga digunakan dalam pembuatan obat, bahan biodegradable, dan produk kimia lainnya yang membutuhkan kontrol stereokimia.
D-Lactic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen. Karakteristiknya yang memiliki titik leleh dan kelarutan tertentu membuatnya mudah untuk digunakan dalam berbagai kondisi laboratorium. Keberadaan struktur chiral pada molekul ini menjadikannya pilihan utama dalam sintesis senyawa dengan aktivitas biologis spesifik.
Di laboratorium Indonesia, D-Lactic Acid sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Bahan ini menjadi bagian penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri.
Brosur TCI (PDF)
- Chiral Building Blocks 2025-04-14 · hal. 12
- Sintesis senyawa asimetris untuk pengembangan obat dengan aktivitas spesifik
- Pembuatan bahan biodegradable yang ramah lingkungan
- Penelitian tentang struktur dan reaktivitas molekul chiral
- Pengujian reaksi kimia dalam kondisi tertentu untuk memahami mekanisme reaksi
- Pengembangan produk kimia industri yang memerlukan kontrol stereokimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10326-41-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
D-Lactic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menjaga keamanan dan kualitas bahan.
- Cooper dkk. (2008). Poly(lactic Acid) and Chain-Extended Poly(lactic acid)−Polyurethane Functionalized with Pendent Carboxylic Acid Groups. Macromolecules doi:10.1021/ma0707180
- 吕 (2022). Lactic Acid: A “New Favorite” for Regulating Hypoxia Related Inflammatory Diseases. Advances in Clinical Medicine doi:10.12677/acm.2022.12111488
- MASHIMO (1991). IN VIVO CONTROLLED RELEASE OF LUTEINIZING HORMONE-RELEASING HORMONE AGONIST FROM BIODEGRADABLE COPOLY (D-LACTIC ACID/L-LACTIC ACID). The KITAKANTO Medical Journal doi:10.2974/kmj1951.41.379
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
