Lead(II) Iodide (PbI₂) adalah senyawa kimia berbentuk padat yang sering digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian ilmiah. Bahan ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan udara. Dalam laboratorium, PbI₂ sering digunakan sebagai salah satu komponen utama dalam pembuatan precursor perovskite, yang merupakan bahan penting dalam penelitian sel surya dan material optik. Karena keunikan sifatnya, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi ilmiah yang membutuhkan presisi tinggi.
PbI₂ memiliki kemurnian tinggi hingga 9999%, yang membuatnya sangat sesuai untuk eksperimen yang membutuhkan bahan dengan tingkat kontaminasi minimal. Sifat kimianya yang reaktif terhadap berbagai senyawa organik dan anorganik membuatnya ideal untuk reaksi kimia yang kompleks. Selain itu, PbI₂ memiliki struktur kristal yang jelas dan sifat optik yang menarik, sehingga sering digunakan dalam penelitian material baru. Karena sifat fisik dan kimianya yang khusus, senyawa ini menjadi bahan yang sangat diminati dalam laboratorium yang fokus pada penelitian material dan kimia inorganik.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, PbI₂ sangat relevan untuk penelitian di bidang energi terbarukan, material inorganik, dan kimia fungsional. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia menggunakan senyawa ini dalam proyek mereka, terutama dalam pengembangan sel surya perovskite. Karena ketersediaan dan kualitasnya yang tinggi, PbI₂ menjadi pilihan utama untuk eksperimen yang membutuhkan bahan kimia dengan presisi tinggi dan kemurnian maksimal.
- Pembuatan precursor perovskite dalam penelitian sel surya
- Reaksi kimia untuk sintesis material inorganik kompleks
- Eksperimen karakterisasi struktur kristal dan sifat optik
- Pengembangan bahan kimia fungsional untuk aplikasi industri
- Penelitian tentang sifat elektronik dan konduktivitas material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10101-63-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Main-group Elements |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat, berwarna putih atau kuning kecokelatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
Lead(II) Iodide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat reaktif terhadap air dan udara, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati, menggunakan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Penyimpanannya sebaiknya dilakukan dalam suhu kamar dan jauh dari bahan kimia lain yang dapat bereaksi dengan PbI₂. Selalu pastikan wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kerusakan fisik.
- Nath dkk. (2022). Solvent engineering for two-dimensional perovskite of guanidium lead iodide. Synthetic Metals doi:10.1016/j.synthmet.2022.117175
- Zhan dkk. (2021). Stabilization of formamidinium lead iodide perovskite precursor solution for blade-coating efficient carbon electrode perovskite solar cells*. Chinese Physics B doi:10.1088/1674-1056/abfbcb
- Mohammed dkk. (2021). Ethanol-incorporated lead iodide precursor solution for improving triple-cation perovskite performance. Materials Letters doi:10.1016/j.matlet.2021.130758
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![10101-63-0 Lead(II) Iodide (99.99%, trace metals basis) [for Perovskite precursor] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510L0279.jpg?v=1767121658&width=1445)