Lead(II) Bromide (PbBr₂) adalah senyawa anorganik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks seperti perovskite. Bahan ini sering ditemukan dalam proses pembuatan material semikonduktor dan bahan optik, yang memiliki aplikasi luas dalam bidang teknologi dan energi. Dalam laboratorium, PbBr₂ berperan sebagai bahan dasar dalam pembuatan precursor perovskite, yang merupakan komponen kunci dalam sel surya organik dan perangkat optoelektronik.
PbBr₂ memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan. Karena kandungan air yang rendah, bahan ini cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kebersihan tinggi dan presisi dalam reaksi kimia. Sifat ini menjadikannya pilihan utama untuk penelitian ilmiah yang membutuhkan kualitas bahan yang konsisten dan minimal kontaminasi.
Di laboratorium Indonesia, PbBr₂ sering digunakan dalam penelitian material dan kimia anorganik. Bahan ini mendukung pengembangan teknologi lokal, terutama dalam bidang energi terbarukan dan elektrokimia. Peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi memanfaatkan PbBr₂ sebagai bahan baku dalam eksperimen ilmiah yang relevan dengan kebutuhan industri dan lingkungan.
- Pembuatan precursor perovskite untuk sel surya organik
- Sintesis senyawa kompleks dalam bidang elektrokimia
- Penelitian material semikonduktor dan bahan optik
- Eksperimen kimia anorganik untuk karakterisasi bahan
- Pengembangan bahan baru dalam bidang teknologi energi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10031-22-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Metallic Salts |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan |
PbBr₂ harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber kelembapan untuk mencegah reaksi kimia yang tidak diinginkan. Bahan ini bersifat korosif dan harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya. Simpan di tempat sejuk dan kering, serta hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penyimpanan yang tepat memastikan kualitas bahan tetap terjaga dan aman untuk penggunaan di laboratorium.
- Younes dkk. (2023). Optimization of precursor concentration in formamidinium lead bromide thin films for perovskite-based light-emitting diode applications. Optical Materials doi:10.1016/j.optmat.2023.113933
- Rosa-Pardo dkk. (2019). Ultrathin lead bromide perovskite platelets spotted with europium( ii ) bromide dots. Nanoscale doi:10.1039/c9nr06631d
- Lai dkk. (2021). Effects of Choline Chloride in Lead Bromide Layer and Methylammonium Bromide Precursor on Perovskite Conversion and Optoelectronic Properties of Perovskite-Based Light-Emitting Diodes. ACS Applied Electronic Materials doi:10.1021/acsaelm.1c00028
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![10031-22-8 Lead(II) Bromide (Low water content) [for Perovskite precursor] - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510L0346.jpg?v=1767121754&width=1445)