Lithium Bis(fluorosulfonyl)imide (LiBF₄) adalah garam anorganik yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses katalitik. Bahan ini memiliki sifat ionik yang kuat, sehingga sangat efektif dalam mempercepat reaksi kimia dan meningkatkan efisiensi proses. Sebagai salah satu garam lithium yang paling umum, LiBF₄ sering digunakan sebagai pelarut atau katalis dalam reaksi organik dan anorganik. Bahan ini juga memiliki stabilitas tinggi di bawah kondisi laboratorium yang biasa, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen kimia.
Salah satu keunggulan utama dari LiBF₄ adalah kemampuannya untuk membentuk larutan ionik yang sangat konduktif, yang sangat berguna dalam aplikasi elektrokimia dan katalisis. Bahan ini juga memiliki titik leleh yang tinggi, sehingga tahan terhadap panas dan tidak mudah menguap. Selain itu, LiBF₄ bersifat tidak beracun dan tidak berbau, membuatnya aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, LiBF₄ sangat relevan untuk penelitian kimia, terutama dalam bidang katalisis, elektrokimia, dan sintesis senyawa organik. Bahan ini sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset untuk eksperimen yang membutuhkan katalis atau pelarut ionik.
- Bahan ini digunakan dalam sintesis senyawa organik karena kemampuannya sebagai katalis efektif.
- LiBF₄ cocok untuk eksperimen elektrokimia karena sifat konduktivitas ioniknya yang tinggi.
- Bahan ini sering dimanfaatkan dalam reaksi katalitik untuk meningkatkan laju reaksi kimia.
- LiBF₄ digunakan sebagai pelarut dalam reaksi kimia karena kemampuannya untuk membentuk larutan ionik.
- Bahan ini sangat berguna dalam penelitian katalis karena stabilitas dan reaktivitasnya yang baik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 171611-11-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Metallic Salts |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat, kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Lithium Bis(fluorosulfonyl)imide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan udara dan kelembapan. Bahan ini tidak beracun tetapi harus dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung digunakan. Simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan jauh dari sumber panas.
- Bhatt dkk. (2010). Application of the N-propyl-N-methyl-pyrrolidinium Bis(fluorosulfonyl)imide RTIL Containing Lithium Bis(fluorosulfonyl)imide in Ionic Liquid Based Lithium Batteries. Journal of The Electrochemical Society doi:10.1149/1.3257978
- Xu dkk. (2014). Molten salt of lithium bis(fluorosulfonyl)imide (LiFSI)-potassium bis(fluorosulfonyl)imide (KFSI) as electrolyte for the natural graphite/LiFePO4 lithium-ion cell. Electrochimica Acta doi:10.1016/j.electacta.2014.05.007
- Zhang dkk. (2015). Instability of lithium bis(fluorosulfonyl)imide (LiFSI)–potassium bis(fluorosulfonyl)imide (KFSI) system with LiCoO 2 at high voltage. Chinese Physics B doi:10.1088/1674-1056/24/7/078201
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
