Lithium Hexafluorophosphate, dikenal luas dengan rumus LiPF6, adalah garam litium yang menjadi tulang punggung elektrolit pada teknologi baterai litium-ion. Di laboratorium, bahan ini berperan sebagai sumber ion litium utama pada penyiapan larutan elektrolit yang dipakai untuk merakit dan menguji sel percobaan. Perannya sulit digantikan karena kombinasi konduktivitas ionik yang tinggi, kemampuan membentuk lapisan antarmuka pelindung pada permukaan elektroda, serta kecocokannya dengan pelarut karbonat yang menjadi standar dalam riset penyimpanan energi.
Sifat yang membuat garam ini dipilih adalah anion heksafluorofosfat yang sangat lemah berkoordinasi dan stabil secara elektrokimia pada rentang potensial kerja sel litium, sehingga ion litium dapat bergerak bebas tanpa reaksi samping berlebihan. Kelarutannya yang baik dalam campuran pelarut karbonat menghasilkan elektrolit dengan hantaran tinggi. Sebaliknya, garam ini sangat peka terhadap air dan panas: kontak dengan kelembapan dapat memicu penguraian yang menghasilkan senyawa fluorida berbahaya dan menurunkan kinerja elektrolit secara nyata, sehingga kondisi kering mutlak diperlukan.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini banyak dipakai kelompok riset baterai di perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang mengembangkan sel litium-ion, termasuk pengujian material katoda dan anoda baru. Kelembapan udara tropis yang tinggi membuat pemakaiannya hampir selalu dilakukan di dalam glove box beratmosfer argon. Kemasan 25 g dan 100 g memberi keluwesan antara uji perakitan sel skala kecil dan rangkaian percobaan elektrolit yang lebih intensif.
- Penyiapan elektrolit baterai litium-ion, karena garam ini memberi konduktivitas ionik tinggi dalam pelarut karbonat sehingga sel uji dapat bekerja pada rapat arus wajar.
- Pengujian material elektroda baru, sebab elektrolit berbasis LiPF6 menjadi acuan umum sehingga hasil pengukuran mudah dibandingkan dengan pustaka penelitian.
- Kajian pembentukan lapisan antarmuka elektroda, karena penguraian terkendali anion fluorinasi turut menyusun lapisan pasif yang menentukan keawetan siklus sel.
- Pengukuran elektrokimia seperti voltametri siklik, sebab jendela stabilitas elektrokimia anionnya cukup lebar untuk menelaah reaksi redoks pada potensial tinggi.
- Penelitian formulasi elektrolit dan aditif, karena garam ini menjadi dasar larutan tempat berbagai aditif diuji pengaruhnya terhadap kinerja dan keamanan sel.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 21324-40-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Metallic Salts [Catalysis and Inorganic Chemistry] |
| Ukuran kemasan | 25 g, 100 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk anorganik yang sangat peka terhadap kelembapan |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk dan sangat kering, wadah tertutup rapat, sebaiknya dalam glove box atau desikator |
Bahan ini sangat peka terhadap air dan panas, sehingga harus disimpan tertutup rapat di tempat sejuk dan benar-benar kering, sebaiknya di dalam glove box beratmosfer inert atau desikator. Hindari membuka wadah di udara terbuka karena penyerapan uap air dapat memicu penguraian dan pembentukan senyawa fluorida yang berbahaya serta korosif. Gunakan spatula dan wadah yang kering, jauhkan dari asam, basa, dan air. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung penuh, dan jas laboratorium, serta pastikan ventilasi memadai dan pengetahuan penanganan senyawa fluorida tersedia sebelum bekerja.
- Hamada dkk. (2004). Lithium Hexafluorophosphate Catalyzed Efficient Tetrahydropyranylation of Tertiary Alcohols under Mild Reaction Conditions.. ChemInform doi:10.1002/chin.200501060
- Selvapandiyan dkk. (2021). Influence of pomegranate inclusion towards the electrochemical performance of lithium hexafluorophosphate in lithium-ion batteries. Chemical Physics Letters doi:10.1016/j.cplett.2020.138118
- Liu dkk. (2013). Kinetics of Thermal Decomposition of Lithium Hexafluorophosphate. Chinese Journal of Chemical Physics doi:10.1063/1674-0068/26/04/467-470
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
