Loganic Acid (22255-40-9) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan biologi. Sebagai asam organik, Loganic Acid memiliki struktur molekuler yang unik dan dapat berperan dalam reaksi kimia kompleks. Produk ini sering ditemukan dalam penelitian terkait glikosien dan senyawa organik yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, Loganic Acid digunakan untuk sintesis senyawa baru, studi struktur molekuler, serta pengujian aktivitas biologis.
Loganic Acid memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan udara. Senyawa ini memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam eksperimen. Keberadaan Loganic Acid dalam bentuk padat memudahkan dalam penimbangan dan penggunaan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Loganic Acid digunakan dalam penelitian senyawa bioaktif, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering dipilih karena ketersediaannya dan kemampuannya dalam berpartisipasi dalam reaksi kimia yang kompleks. Peneliti di Indonesia mengapresiasi Loganic Acid karena kemampuannya dalam memperkaya data eksperimental dan mendukung penelitian ilmiah yang relevan.
- Pengujian aktivitas antitumor dalam penelitian farmakologi
- Sintesis senyawa glikosida kompleks untuk studi struktur molekuler
- Penelitian tentang efek biologis senyawa organik pada sel manusia
- Eksperimen kimia untuk memahami mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan biologis
- Pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi terapi medis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22255-40-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 50mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari kelembapan |
Loganic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara bebas serta kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan dingin akan meminimalkan risiko degradasi. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup untuk mencegah penguapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Jędrzejewski dkk. (2023). The Reaction Mechanism of Loganic Acid Methyltransferase: A Molecular Dynamics Simulation and Quantum Mechanics Study. Molecules doi:10.3390/molecules28155767
- Tan dkk. (2026). Loganic Acid Ameliorates Rheumatoid Arthritis via the Lactobacillus murinus ‐Inodole‐3‐Acetic Acid– AhR – IL ‐10 Axis. Phytotherapy Research doi:10.1002/ptr.70316
- Sozański dkk. (2015). The protective effects of loganic acid and anthocyanins from cornelian cherry fruits on atherosclerosis risk factors in hypercholesterolemic rabbits. Pharmacological Reports doi:10.1016/j.pharep.2015.06.123
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
