Lenalidomide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan pengembangan obat, terutama dalam bidang penelitian tentang proteolysis targeting chimera (PROTAC). Bahan ini memiliki peran penting dalam pengembangan senyawa yang dapat memfasilitasi degradasi protein target melalui mekanisme yang berbeda dari penghambatan enzim tradisional. Dalam laboratorium, lenalidomide sering digunakan sebagai reagen untuk mengeksplorasi interaksi molekuler dan mekanisme aksi obat baru.
Lenalidomide memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penelitian dan manipulasi kimia. Karena sifatnya yang spesifik, senyawa ini dipilih untuk aplikasi yang memerlukan presisi tinggi dalam sintesis dan uji klinis. Selain itu, lenalidomide juga memiliki aktivitas biologis yang terukur, yang menjadikannya bahan yang sangat relevan dalam penelitian obat.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, lenalidomide digunakan oleh peneliti farmasi dan ilmuwan kimia untuk pengembangan obat baru, uji toksisitas, serta penelitian tentang mekanisme penyakit. Bahan ini sangat relevan dalam upaya meningkatkan kualitas penelitian lokal, terutama dalam bidang farmakologi dan biokimia.
- Penelitian pengembangan obat untuk penyakit kanker dan gangguan imun
- Uji aktivitas biologis senyawa baru dalam model sel in vitro
- Analisis interaksi molekuler dalam studi PROTAC
- Pengujian toksisitas dan efektivitas senyawa farmakologis
- Penelitian mekanisme aksi obat dalam konteks terapi target
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 191732-72-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Development and Drug Discovery Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di suhu kamar, menjauh dari cahaya langsung |
Lenalidomide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mempertahankan stabilitas kimianya. Penyimpanan di suhu kamar adalah pilihan yang paling umum dan aman. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama saat menangani kuantitas besar atau dalam proses sintesis. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan bebas dari kontaminasi untuk menjaga kualitas penelitian.
- (2018). Bortezomib/dexamethasone/lenalidomide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-018-48745-0
- Tucker (2006). Lenalidomide in myelodysplastic syndromes. Community Oncology doi:10.1016/s1548-5315(11)70649-0
- (2019). Bortezomib/dexamethasone/lenalidomide. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-019-57712-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
