Lafutidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biofarmaka. Sebagai salah satu bahan baku dalam pengembangan obat, Lafutidine berperan dalam studi mekanisme kerja obat serta pengujian efektivitasnya di lingkungan laboratorium. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian yang berkaitan dengan sistem pencernaan dan penyakit yang terkait dengan perut. Dalam konteks penelitian farmasi, Lafutidine menjadi alat penting untuk menguji respons biologis terhadap senyawa tertentu.
Lafutidine memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat disimpan dalam kondisi tertentu tanpa mengalami degradasi signifikan. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk penelitian jangka panjang. Selain itu, Lafutidine memiliki struktur molekuler yang jelas dan mudah diidentifikasi, sehingga memudahkan proses analisis dan pengujian laboratorium. Ketersediaan dalam berbagai varian kemasan juga memudahkan penggunaan dalam berbagai skala penelitian.
Di laboratorium Indonesia, Lafutidine digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang farmasi dan biomedis. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat baru atau peningkatan efektivitas obat yang sudah ada. Dengan adanya Lafutidine, peneliti dapat menguji berbagai aspek farmakologis dan farmakodinamis secara akurat dan efisien.
- Penelitian pengembangan obat untuk penyakit pencernaan
- Uji efektivitas senyawa pada sistem pencernaan manusia
- Pengujian mekanisme kerja obat dalam lingkungan in vitro
- Studi farmakodinamis untuk mengevaluasi respons biologis
- Analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 118288-08-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg, 250mg, 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung |
Lafutidine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam ruangan dengan suhu kamar dan kelembapan rendah. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan terhindar dari bahan kimia lain yang mungkin bereaksi. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Damodhar (2023). Formulation and Evaluation of Floating in Situ Gel of Lafutidine. International Journal of Medical, Pharmacy and Drug Research doi:10.22161/ijmpd.7.5.2
- Iida dkk. (2009). Early effects of oral administration of lafutidine with mosapride compared with lafutidine alone on intragastric pH values. BMC Gastroenterology doi:10.1186/1471-230x-9-52
- (2009). Lafutidine for burning mouth syndrome. Dental Abstracts doi:10.1016/j.denabs.2009.04.029
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
