Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 79307-93-0

Azelastine Hydrochloride TCI A2340

Azelastine Hydrochloride TCI A2340

Identitas Kimia

No. CAS
79307-93-0
PubChem
CID 54360·SID 125307599
Rumus molekul
C22H25Cl2N3O
Berat molekul
418.4 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-[(4-chlorophenyl)methyl]-2-(1-methylazepan-4-yl)phthalazin-1-one;hydrochloride
SMILES
CN1CCCC(CC1)N2C(=O)C3=CC=CC=C3C(=N2)CC4=CC=C(C=C4)Cl.Cl
InChIKey
YEJAJYAHJQIWNU-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.353.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.353.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Azelastine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium untuk eksperimen terkait alergi, sistem saraf, dan pengembangan obat. Azelastine Hydrochloride memiliki aktivitas antihistamin dan antikolinesterase, sehingga menjadi bahan penting dalam studi mekanisme penyakit dan pengujian efektivitas obat. Dalam konteks penelitian, senyawa ini digunakan untuk mengevaluasi respons biologis terhadap berbagai stimulan.

Azelastine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, serta kemampuan untuk larut dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis seperti kromatografi dan spektroskopi. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang baik dalam penggunaan eksperimental, sehingga menjadi pilihan yang populer di laboratorium.

Di laboratorium Indonesia, Azelastine Hydrochloride digunakan dalam penelitian terkait penyakit alergi, pengembangan obat, dan uji klinis. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam studi tentang efek farmakologis senyawa antihistamin. Ketersediaannya memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen yang relevan dengan kebutuhan lokal dan internasional.

  • Penelitian tentang mekanisme penyakit alergi dan respons imun
  • Pengembangan obat antihistamin untuk pengobatan penyakit kulit dan sinus
  • Uji efektivitas senyawa antikolinesterase dalam terapi neurologis
  • Analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa dalam sampel biologis
  • Studi tentang interaksi farmakologis antara Azelastine Hydrochloride dan obat lain

Merek TCI
Nomor CAS 79307-93-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents
Ukuran kemasan 100mg, 1g
Bentuk fisik Padatan kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Azelastine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk meminimalkan risiko paparan.

  • Williams (2010). Azelastine hydrochloride, a dual-acting anti-inflammatory ophthalmic solution, for treatment of allergic conjunctivitis. Clinical Ophthalmology doi:10.2147/opth.s13479
  • Osaki dkk. (1994). Prophylaxis of oral mucositis associated with chemoradiotherapy for oral carcinoma by Azelastine hydrochloride (Azelastine) with other antioxidants. Head & Neck doi:10.1002/hed.2880160407
  • Lieberman (2002). Preclinical evidence of azelastine hydrochloride activity. Current Therapeutic Research doi:10.1016/s0011-393x(02)80061-3

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.