Bis(2-ethylhexyl) Maleate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan tambahan dalam sintesis polimer. Bahan ini memiliki struktur kimia yang memungkinkan ia berperan sebagai plastisizer atau pengikat dalam berbagai aplikasi kimia. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk memodifikasi sifat mekanik dan termal dari polimer, sehingga memperpanjang kegunaannya dalam industri. Produk ini sangat relevan untuk penelitian dalam bidang material dan kimia makanan.
Bis(2-ethylhexyl) Maleate memiliki sifat kimia yang stabil dan daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal dalam proses sintesis polimer, karena dapat tercampur dengan baik dalam berbagai reaktan. Selain itu, senyawa ini memiliki kestabilan termal yang tinggi, sehingga cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan proses pemanasan atau pendinginan.
Di laboratorium Indonesia, produk ini sering digunakan dalam penelitian terkait material polimer dan pengembangan bahan baru. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan modifikasi sifat polimer. Ketersediaan produk ini mendukung peningkatan kualitas penelitian di bidang ilmu material dan kimia.
- Pengembangan bahan polimer dengan sifat fleksibel dan tahan lama
- Sintesis polimer termoplastik untuk aplikasi industri dan konsumen
- Penelitian tentang plastisizer yang ramah lingkungan dan ekonomis
- Modifikasi sifat termal dan mekanik polimer untuk keperluan khusus
- Uji kinerja bahan polimer dalam lingkungan tertentu seperti suhu tinggi atau rendah
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 142-16-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bis(2-ethylhexyl) Maleate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Simpan di tempat sejuk dan kering untuk mempertahankan kualitas bahan. Saat menangani bahan ini, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Pastikan wadah tidak bocor dan selalu tutup rapat setelah penggunaan untuk mencegah kontaminasi atau penguapan.
—


