Dimethyl Maleate (DMMA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembuatan senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Dalam laboratorium, DMMA sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional. Karena sifat kimianya yang stabil namun reaktif, DMMA menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
DMMA memiliki sifat kimia yang menarik, seperti keberadaan gugus karbonil yang dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti reaksi Diels-Alder, reaksi hidrolisis, dan reaksi substitusi. Karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, senyawa ini sangat fleksibel dalam aplikasi laboratorium. Keberadaan gugus karbonil juga memberikan kestabilan kimia yang memungkinkan senyawa ini digunakan dalam berbagai kondisi reaksi yang berbeda.
DMMA sangat relevan dalam laboratorium di Indonesia, terutama dalam bidang kimia organik dan sintesis senyawa. Banyak institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia menggunakan senyawa ini untuk eksperimen dan penelitian. Ketersediaan dan kualitas DMMA dari TCI menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk laboratorium lokal yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia industri
- Reaksi Diels-Alder untuk pembuatan senyawa dengan struktur kompleks
- Pembuatan ester dan anhidrida sebagai bahan baku dalam sintesis organik
- Uji reaktivitas senyawa kimia dalam studi mekanisme reaksi
- Penelitian tentang sifat kimia dan stabilitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 624-48-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
DMMA sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat kimianya yang reaktif, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak bocor dan tidak terpapar udara bebas. Penyimpanan yang tepat akan memperpanjang masa pakai dan menjaga kualitas senyawa.
- Albano dkk. (1995). Organolead Derivatives of Coordinatively Saturated Platinum(II) Olefin Complexes. Molecular Structure of [PtCl(PbPh2Cl)(2,9-dimethyl-1,10-phenanthroline)(dimethyl maleate)] and Its Deplumbation Product [PtCl(Ph)(2,9-dimethyl-1,10-phenanthroline)(dimethyl maleate)]. Organometallics doi:10.1021/om00009a025
- AURICH dkk. (1994). ChemInform Abstract: Formation of Cycloadducts with trans‐Configurated Ester Groups from Nitrones and Dimethyl Maleate.. ChemInform doi:10.1002/chin.199448057
- (2006). New dimethyl maleate synthesis. Focus on Catalysts doi:10.1016/s1351-4180(06)71456-8
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
