Dimethyl Isophthalate adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis senyawa organik. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang terdiri dari asam isofthalat yang telah dimetilasi, sehingga memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam pembuatan senyawa kompleks, seperti ester, resin, atau bahan polimer. Karena sifatnya yang mudah bereaksi, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan substrat yang dapat diubah secara kimia.
Dimethyl Isophthalate memiliki sifat kimia yang relatif stabil dalam kondisi normal, namun tetap reaktif terhadap berbagai reagen kimia. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan memiliki aroma yang lemah. Karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak berbahaya dalam kondisi tertentu, senyawa ini dipilih karena keamanannya dalam penggunaan sehari-hari di laboratorium. Selain itu, senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan dalam proses pemanasan dan pendinginan.
Di laboratorium Indonesia, Dimethyl Isophthalate digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan pembuatan bahan kimia industri. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen yang melibatkan reaksi esterifikasi, reaksi substitusi, atau pembuatan senyawa polimer. Dengan ketersediaan yang cukup dan kemudahan penggunaan, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan mahasiswa di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Digunakan dalam sintesis senyawa ester untuk pembuatan bahan polimer
- Cocok untuk reaksi substitusi dalam pembuatan senyawa aromatik
- Dapat digunakan dalam pembuatan resin dan bahan adhesif kimia
- Berguna dalam eksperimen kimia untuk menghasilkan senyawa kompleks
- Memiliki potensi dalam penelitian bahan kimia untuk industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1459-93-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari paparan cahaya langsung |
Dimethyl Isophthalate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini tidak beracun dalam kondisi normal, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Simpan di tempat yang kering dan sejuk, serta jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak bocor untuk mencegah kontaminasi atau kehilangan kualitas.
- STARECZEK dkk. (1999). Determination of the migration of dimethyl terephthalate and dimethyl isophthalate from plastics. Polimery doi:10.14314/polimery.1999.218
- Li dkk. (2005). Transformation of dimethyl phthalate, dimethyl isophthalate and dimethyl terephthalate by Rhodococcus rubber Sa and modeling the processes using the modified Gompertz model. International Biodeterioration & Biodegradation doi:10.1016/j.ibiod.2004.12.003
- Wu dkk. (2017). Solid–liquid equilibrium of dimethyl terephthalate (DMT), dimethyl isophthalate (DMI) and dimethyl phthalate (DMP) in melt crystallization process. Chinese Journal of Chemical Engineering doi:10.1016/j.cjche.2017.03.003
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
