Dimethyl Suberate (CAS 1732-09-8) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini termasuk dalam kategori Building Blocks, yang merupakan senyawa-senyawa dasar yang sering digunakan untuk sintesis senyawa kompleks. Dimethyl Suberate memiliki struktur kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang penting dalam pembuatan senyawa organik.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi dapat bereaksi dengan berbagai reagen seperti asam atau basa. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, seperti esterifikasi, reduksi, dan reaksi substitusi. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk para peneliti yang membutuhkan bahan dasar yang fleksibel.
Di laboratorium Indonesia, Dimethyl Suberate sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam sintesis senyawa-senyawa yang memerlukan struktur rantai karbon tertentu. Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan produk farmasi dan bahan kimia industri. Ketersediaannya dan keandalannya menjadikannya pilihan yang populer di berbagai institusi penelitian dan industri.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan rantai karbon panjang.
- Reaksi esterifikasi untuk pembuatan ester dengan struktur tertentu.
- Pengembangan bahan kimia industri seperti pelarut atau bahan tambahan makanan.
- Penelitian farmakologi untuk sintesis senyawa obat baru.
- Reaksi substitusi untuk modifikasi struktur molekul senyawa dasar.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1732-09-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi. |
Dimethyl Suberate sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan terkunci untuk mencegah akses yang tidak terkendali.
—
