Dimethyl phthalate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan penelitian laboratorium. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block), senyawa ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam sintesis senyawa organik kompleks. Dimethyl phthalate sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan pelarut, bahan aditif, dan produk kimia lainnya yang memerlukan sifat polar dan volatilitas tertentu.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah bereaksi dengan bahan kimia umum, sehingga memudahkan dalam penyimpanan dan penggunaan. Dimethyl phthalate juga memiliki titik didih yang relatif tinggi dan daya larut yang baik dalam pelarut organik, membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi laboratorium yang membutuhkan kestabilan dan kekonsistenan.
Di laboratorium Indonesia, Dimethyl phthalate sering digunakan dalam penelitian kimia, industri farmasi, dan pengembangan bahan kimia baru. Bahan ini sangat relevan untuk peneliti yang bekerja dalam bidang sintesis organik, karakterisasi senyawa, dan pengembangan produk kimia yang memerlukan sifat tertentu.
- Penggunaan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena sifat polar dan volatilitasnya
- Sebagai pelarut dalam proses isolasi dan ekstraksi senyawa kimia
- Bahan baku dalam pembuatan bahan aditif untuk produk kimia industri
- Pendukung dalam karakterisasi senyawa melalui teknik spektroskopi
- Bahan untuk uji kelayakan reaksi kimia dalam penelitian eksperimental
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 131-11-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Dimethyl phthalate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam ruangan dengan suhu di bawah 30°C akan memastikan stabilitas senyawa. Karena memiliki sifat volatil, wadah harus ditutup rapat untuk mencegah penguapan. Dalam penggunaan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
- Prasad dkk. (2012). Biodegradation of Dimethyl Phthalate, Diethyl Phthalate, Dibutyl Phthalate and Their Mixture by VariovoraxSp. International Journal of Environmental Science and Development doi:10.7763/ijesd.2012.v3.232
- Rostamkolahi dkk. (2013). Thermodynamic properties of dimethyl phthalate + vinyl acetate, diethyl phthalate + vinyl acetate or bromocyclohexane, and dibutyl phthalate + vinyl acetate or 1,2-dichlorobenzene at T = 298.15–308.15 K. Chemical Papers doi:10.2478/s11696-013-0400-2
- Kaur dkk. (2021). Biodegradation of endocrine disrupting chemicals benzyl butyl phthalate and dimethyl phthalate by Bacillus marisflavi RR014. Journal of Applied Microbiology doi:10.1111/jam.15045
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
