Dipropyl Phthalate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang terdiri dari asam phthalat yang diikat oleh dua gugus propil, sehingga memberikan sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup tinggi. Dalam laboratorium, Dipropyl Phthalate sering digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia, terutama dalam proses esterifikasi dan sintesis senyawa heterosiklik.
Dipropyl Phthalate memiliki sifat tidak mudah menguap dan memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan penggunaan dalam kondisi laboratorium yang memerlukan stabilitas termal. Bahan ini juga bersifat tidak beracun dalam kadar yang biasa digunakan, sehingga relatif aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, Dipropyl Phthalate juga memiliki daya tahan yang baik terhadap kondisi kimia yang tidak ekstrem.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Dipropyl Phthalate menjadi pilihan yang relevan untuk penelitian kimia, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Bahan ini sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa yang membutuhkan bahan bantu dalam proses sintesis senyawa kompleks. Ketersediaannya di pasar lokal juga memudahkan akses bagi para pengguna di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
Brosur TCI (PDF)
- Polymer Additives 2026-04-16 · hal. 2
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa organik sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia
- Penggunaan dalam proses esterifikasi untuk pembentukan senyawa ester
- Bahan bantu dalam pembuatan pelarut untuk reaksi kimia tertentu
- Penggunaan dalam penelitian farmasi untuk sintesis senyawa obat
- Aplikasi dalam karakterisasi senyawa melalui teknik spektroskopi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 131-16-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL |
| Bentuk fisik | Cairan berwarna jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Dipropyl Phthalate sebaiknya disimpan dalam wadah yang tertutup rapat untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Bahan ini harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, terutama saat mengambil atau menyimpan bahan ini. Karena sifatnya yang tidak mudah terbakar, risiko kebakaran sangat rendah, tetapi tetap perlakukan dengan hati-hati untuk menghindari kebocoran atau kontaminasi.
- 蔡 (2013). Development of Ecotoxicogenomic Biomarkers on the Freshwater Shrimp (Neocaridina denticulate) Following Short-Term Exposure to Dipropyl Phthalate. International Journal of Ecology doi:10.12677/ije.2013.24007
- Wang dkk. (2021). Acinetobacter tandoii ZM06 Assists Glutamicibacter nicotianae ZM05 in Resisting Cadmium Pressure to Preserve Dipropyl Phthalate Biodegradation. Microorganisms doi:10.3390/microorganisms9071417
- Sung dkk. (2011). Differential immune responses of the green neon shrimp (Neocaridina denticulate) to dipropyl phthalate. Fish & Shellfish Immunology doi:10.1016/j.fsi.2011.06.021
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








