Methacholine Bromide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen farmakologis dan penelitian medis. Sebagai reagen farmakologis, senyawa ini sering digunakan untuk mempelajari respons sistem saraf parasimpatis pada organisme. Methacholine Bromide bekerja sebagai agonis muskarinik, yang berarti mampu memicu reseptor muskarinik yang terdapat di berbagai jaringan tubuh. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi alat penting untuk menguji efek obat, respons fisiologis, dan mekanisme penyakit.
Methacholine Bromide memiliki sifat kimia stabil dan mudah larut dalam air, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Senyawa ini juga memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi dalam penggunaan eksperimental, asalkan diambil dengan hati-hati. Karena kemurniannya tinggi dan konsistensi kualitas, Methacholine Bromide menjadi pilihan utama para peneliti di Indonesia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Methacholine Bromide digunakan secara luas dalam penelitian kesehatan masyarakat, farmasi, dan biomedis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk memperluas pemahaman tentang mekanisme penyakit dan pengembangan terapi baru.
- Digunakan dalam uji respons sistem saraf parasimpatis untuk memahami mekanisme obat.
- Cocok untuk penelitian tentang efek muskarinik pada jaringan target seperti jantung dan kelenjar ludah.
- Berguna dalam eksperimen farmakologis untuk mengevaluasi efektivitas obat-obatan tertentu.
- Dapat digunakan dalam studi fisiologis untuk mengamati respons organisme terhadap stimulan kimia.
- Memainkan peran penting dalam pengembangan obat untuk penyakit neurologis dan kardiovaskular.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 333-31-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Methacholine Bromide harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan di suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan kelembapan. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
—
