2-Methylstyrene (stabilized with TBC), dengan nomor CAS 611-15-4, adalah senyawa kimia yang sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori building blocks kimia, khususnya non-heterocyclic building blocks. Senyawa ini memiliki struktur aromatik dengan substitusi metil pada posisi 2, yang memberikan sifat reaktif dan kestabilan tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa kompleks, termasuk dalam pembuatan polimer, obat, dan bahan kimia industri.
Karena telah stabil dengan TBC (tert-butylcatechol), senyawa ini lebih tahan terhadap oksidasi dan degradasi, sehingga memperpanjang masa simpan dan meminimalkan risiko reaksi tidak diinginkan. Sifat kimia dan fisika yang konsisten membuatnya menjadi pilihan utama dalam eksperimen yang membutuhkan presisi tinggi. Ketersediaan dalam bentuk cair dan kemasan kecil seperti 5 mL juga memudahkan penggunaan dalam skala kecil atau eksperimen yang memerlukan dosis terbatas.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam universitas dan lembaga riset yang fokus pada sintesis senyawa baru. Karena karakteristiknya yang stabil dan reaktif, senyawa ini menjadi bahan yang populer di berbagai bidang ilmu seperti farmasi, material, dan lingkungan.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan polimer sintetis dalam studi material kimia
- Reaksi cross-coupling dalam sintesis senyawa heterosiklik
- Uji katalis dalam reaksi kimia organik
- Pengembangan bahan baku untuk industri kimia dan plastik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 611-15-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cair |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan udara dan cahaya |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan paparan udara. Karena bersifat kimia yang reaktif, penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap kimia adalah pilihan yang tepat. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini. Pastikan area kerja memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari akumulasi uap.
—
