Alpha-Methylstyrene (TBC stabil) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi polimerisasi untuk menghasilkan polimer dengan sifat tertentu. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian ilmu material dan kimia untuk memproduksi bahan polimer yang memiliki struktur dan sifat unik. Sebagai monomer, alpha-Methylstyrene berperan dalam proses pembentukan polimer seperti polistiren, yang memiliki berbagai aplikasi dalam industri dan penelitian. Produk ini diproduksi oleh TCI dan telah stabil dengan TBC untuk memperpanjang masa simpan dan mengurangi risiko degradasi.
Alpha-Methylstyrene memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi polimerisasi. Stabilisasi dengan TBC (tert-Butylcatechol) membantu mencegah oksidasi dan degradasi selama penyimpanan, sehingga memastikan kualitas produk tetap terjaga. Bahan ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang sesuai untuk penggunaan dalam laboratorium yang membutuhkan kontrol suhu ketat.
Di laboratorium Indonesia, alpha-Methylstyrene digunakan dalam penelitian ilmu material, kimia, dan teknik. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan sintesis polimer, modifikasi bahan, dan pengembangan bahan baru. Dengan adanya produk ini, para peneliti dapat melakukan eksperimen secara efisien dan akurat sesuai dengan standar ilmiah yang berlaku.
- Pengujian sifat polimer untuk pengembangan bahan baru
- Sintesis polimer dengan struktur tertentu untuk aplikasi industri
- Penelitian tentang reaksi polimerisasi dan mekanisme kimia
- Modifikasi bahan polimer untuk meningkatkan sifat mekanis
- Analisis komposisi kimia dalam campuran polimer
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 98-83-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan suhu tinggi |
Alpha-Methylstyrene harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber cahaya langsung serta suhu tinggi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tidak reaktif. Dalam penanganan, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Bahan ini juga perlu ditempatkan di area yang terkunci dan hanya dapat diakses oleh personel yang terlatih.
- Kouakou dkk. (2016). Phase equilibria of 3-methylstyrene, 4-methylstyrene, alpha-methylstyrene and a methylstyrene mixture in supercritical CO2. The Journal of Supercritical Fluids doi:10.1016/j.supflu.2016.03.012
- Li dkk. (1995). Polyisobutylene-Based Thermoplastic Elastomers. 3. Synthesis, Characterization, and Properties of Poly(.alpha.-methylstyrene-b-isobutylene-b-.alpha.-methylstyrene) Triblock Copolymers. Macromolecules doi:10.1021/ma00118a015
- Chino dkk. (1995). Radical Polymerization of .alpha.-Methylenebenzocyclobutene, A Cyclic Analog of .alpha.-Methylstyrene. Macromolecules doi:10.1021/ma00121a035
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
