TCI M0275 adalah N-(4-Methoxybenzylidene)-4-butylaniline, senyawa basa Schiff yang dikenal luas di kalangan peneliti sebagai salah satu material kristal cair nematik paling klasik dan paling banyak dipelajari. Material ini menempati posisi khusus dalam sejarah pengembangan tampilan kristal cair karena menjadi rujukan awal bagi banyak penelitian elektro-optik. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai medium model untuk mengamati keteraturan orientasi molekul, transisi fase, serta respons molekul terhadap medan listrik dan medan magnet yang menjadi dasar kerja perangkat tampilan modern.
Karakteristik yang membuat material ini terus dipilih adalah strukturnya yang memadukan gugus metoksi, jembatan imina, dan rantai butil pada cincin anilin, kombinasi yang menghasilkan anisotropi bentuk molekul cukup besar sehingga fase nematik dapat terbentuk dan diamati dengan relatif mudah. Anisotropi optik dan dielektriknya memungkinkan pengukuran birefringence, konstanta elastis, serta viskositas rotasi dilakukan dengan instrumentasi laboratorium yang umum. Ketersediaan data literatur yang sangat melimpah untuk senyawa ini juga membuat hasil eksperimen mudah dibandingkan dan divalidasi silang oleh peneliti lain.
Di laboratorium Indonesia, material ini paling sering dijumpai pada kelompok riset fisika material, teknik elektro, dan kimia material di perguruan tinggi yang menekuni tampilan, sensor optik, serta material fungsional. Skala kemasan yang ringkas cocok untuk kebutuhan penelitian tesis, disertasi, dan praktikum lanjut yang umumnya memakai bahan dalam jumlah kecil namun menuntut konsistensi mutu antar batch agar hasil pengukuran tetap dapat direproduksi.
- Studi fase nematik menggunakan mikroskop polarisasi, karena senyawa ini membentuk tekstur khas yang mudah dikenali dan menjadi rujukan pengajaran klasik bagi mahasiswa.
- Pengukuran anisotropi dielektrik dan birefringence, sebab struktur molekulnya yang memanjang memberikan perbedaan indeks bias yang cukup besar untuk diukur secara akurat.
- Riset sel kristal cair eksperimental, karena material ini merespons medan listrik rendah sehingga cocok untuk prototipe perangkat tampilan skala laboratorium.
- Kajian pengaruh permukaan dan lapisan penjajar, mengingat orientasi molekulnya sangat peka terhadap perlakuan substrat sehingga memudahkan studi efek anchoring antarmuka.
- Pengembangan material komposit kristal cair dengan partikel atau polimer, karena senyawa ini menjadi matriks acuan yang perilakunya sudah sangat terdokumentasi dalam literatur.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 26227-73-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Electronic Materials > Liquid Crystal (LC) Materials |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | cairan kristal cair pada suhu kamar |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya |
Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung karena gugus imina pada struktur basa Schiff relatif peka terhadap kelembapan dan paparan sinar. Gunakan wadah kaca berwarna gelap atau simpan wadah asli di dalam kotak tertutup, dan bila memungkinkan lakukan pengambilan bahan di lingkungan kering atau dengan aliran gas inert. Tangani menggunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di dalam lemari asam untuk menghindari kontak kulit maupun terhirupnya uap. Hindari penyimpanan berdekatan dengan asam kuat dan oksidator.
—
