Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1126-78-9

N-Butylaniline, CAS 1126-78-9, TCI B0711

N-Butylaniline, CAS 1126-78-9, TCI B0711

Identitas Kimia

No. CAS
1126-78-9
PubChem
CID 14310·SID 87563712
Rumus molekul
C10H15N
Berat molekul
149.23 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
N-butylaniline
SMILES
CCCCNC1=CC=CC=C1
InChIKey
VSHTWPWTCXQLQN-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 530.250,00
Harga reguler Rp 370.650,00 Harga obral Rp 530.250,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Judul
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

N-Butylaniline adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur amina yang dapat berfungsi sebagai donor elektron dalam reaksi substitusi atau reaksi pembentukan ikatan baru. Di laboratorium, N-Butylaniline sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa heterosiklik, obat-obatan, dan bahan kimia industri. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi.

N-Butylaniline memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap berbagai reagen seperti asam, basa, dan oksidator. Senyawa ini juga memiliki aroma khas yang bisa memengaruhi lingkungan laboratorium. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis reaksi kimia, termasuk reaksi nucleofili dan elektrofilik. Dengan sifat ini, N-Butylaniline menjadi bahan yang sangat penting dalam penelitian kimia organik.

Di laboratorium Indonesia, N-Butylaniline digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa kompleks dan modifikasi molekul. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian farmasi dan industri kimia, karena kemampuannya untuk berpartisipasi dalam reaksi sintesis yang kompleks. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini memerlukan penggunaan yang hati-hati dan pengendalian lingkungan laboratorium yang tepat.

  • Pembuatan senyawa heterosiklik dalam sintesis organik
  • Reaksi substitusi pada rantai karbon untuk menghasilkan senyawa baru
  • Modifikasi molekul dalam penelitian farmasi dan obat-obatan
  • Sintesis bahan kimia industri seperti polimer dan bahan pelarut
  • Eksperimen kimia untuk mempelajari reaktivitas amina dalam berbagai kondisi

Merek TCI
Nomor CAS 1126-78-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL
Bentuk fisik Cairan
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara

N-Butylaniline harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber panas dan paparan udara. Bahan ini sangat reaktif terhadap oksidator dan asam, sehingga harus disimpan terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat oksidatif. Penggunaan harus dilakukan di lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan ventilasi cukup untuk menghindari akumulasi uap, yang dapat berdampak pada kesehatan dan keselamatan.

  • Rim dkk. (2017). Mutagenicities of 4-butylaniline and N-butylaniline determined by a bacterial reverse mutation (Ames) assay. Toxicology and Environmental Health Sciences doi:10.1007/s13530-017-0309-1
  • Ye dkk. (1995). Electrochemistry of poly(aniline-co-N-butylaniline) copolymer: Comparison with polyaniline and poly(N-butylaniline). Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/0022-0728(95)03686-b
  • Li (2014). Synthesis of 3-tert-butylaniline by Using Hydrodechlorination Technology. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.1051.125

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.