Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 20126-76-5

(-)-Terpinen-4-ol (contains 30% (+)-Terpinen-4-ol at maximum) TCI M0319

(-)-Terpinen-4-ol (contains 30% (+)-Terpinen-4-ol at maximum) TCI M0319

Identitas Kimia

No. CAS
20126-76-5
PubChem
CID 11230·SID 87572394
Rumus molekul
C10H18O
Berat molekul
154.25 g/mol
Kemurnian
>95.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-methyl-1-propan-2-ylcyclohex-3-en-1-ol
SMILES
CC1=CCC(CC1)(C(C)C)O
InChIKey
WRYLYDPHFGVWKC-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.199.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.199.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0319 (-)-Terpinen-4-ol bernomor CAS 20126-76-5 adalah alkohol terpenoid siklik yang dikenal luas sebagai komponen utama minyak pohon teh. Produk ini dipasok sebagai enansiomer levorotatori yang mengandung paling banyak tiga puluh persen bentuk (+)-nya, sebagaimana tercantum pada penamaan produk. Digolongkan dalam kategori blok pembangun kiral untuk sintesis asimetris, senyawa ini berperan penting bagi peneliti yang membutuhkan bahan awal dengan informasi stereokimia bawaan, sehingga konfigurasi ruang dapat diwariskan ke molekul sasaran yang lebih rumit.

Sifat utama yang menentukan nilainya adalah keberadaan gugus hidroksil tersier pada cincin yang juga membawa ikatan rangkap dan gugus isopropil. Gugus hidroksil menyediakan titik reaksi untuk esterifikasi, eterifikasi, maupun oksidasi, sementara cincin tak jenuhnya membuka peluang transformasi lanjutan. Di sisi lain, senyawa ini dikenal sebagai komponen aktif utama yang bertanggung jawab atas aktivitas antimikroba minyak pohon teh, sehingga banyak dipakai sebagai standar dalam pengujian bahan aktif alami. Kemurnian kiral dan komposisi enansiomer yang dinyatakan dengan jelas membantu peneliti menafsirkan hasil percobaan aktivitas biologis dengan lebih tepat.

Di Indonesia, bahan ini banyak dicari laboratorium farmasi, kosmetik, mikrobiologi, dan fitokimia yang meneliti bahan aktif alami serta mengembangkan produk perawatan kulit berbasis tanaman. Kemasan 25 mL sesuai dengan kebutuhan pengujian aktivitas antimikroba, pembuatan larutan standar, maupun formulasi skala laboratorium. Ukuran ini juga memudahkan laboratorium menjaga mutu bahan agar tetap segar selama masa penelitian berlangsung.

Brosur TCI (PDF)

  • Standar pengujian minyak pohon teh: senyawa ini menjadi acuan resmi yang lazim dipakai untuk menetapkan kadar komponen aktif dalam analisis mutu minyak atsiri.
  • Penelitian aktivitas antimikroba: sebagai komponen aktif utama minyak pohon teh, senyawa ini kerap diuji langsung terhadap beragam bakteri dan jamur di laboratorium mikrobiologi.
  • Blok pembangun sintesis asimetris: konfigurasi kiralnya yang terdefinisi memungkinkan peneliti membangun molekul target sambil mempertahankan informasi stereokimia bawaan.
  • Formulasi kosmetik dan perawatan kulit skala laboratorium: sifatnya sebagai bahan aktif alami menjadikannya bahan uji penting dalam pengembangan sediaan topikal berbasis tumbuhan.
  • Kajian hubungan struktur dan aktivitas: perbandingan antara bentuk enansiomernya membantu peneliti memahami peran stereokimia terhadap kekuatan aktivitas biologis yang teramati.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 20126-76-5
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks
Ukuran kemasan 25 mL
Bentuk fisik cairan berminyak dengan aroma khas terpenoid; mengandung paling banyak 30% (+)-Terpinen-4-ol
Penyimpanan simpan sejuk, gelap, dan tertutup rapat agar mutu kiral terjaga

Simpan produk di tempat sejuk, kering, dan gelap dengan tutup botol terpasang rapat agar tidak terjadi penguapan maupun oksidasi perlahan yang dapat mengubah profil senyawa. Botol kaca gelap atau wadah asli dari pemasok merupakan pilihan terbaik, dan penyimpanan di lemari pendingin laboratorium membantu mempertahankan mutu bahan untuk pekerjaan analitik. Lakukan penuangan di dalam lemari asam sambil mengenakan jas laboratorium, sarung tangan, dan kacamata pelindung karena bahan terpenoid dapat mengiritasi kulit dan mata. Jauhkan dari bahan pengoksidasi kuat dan ikuti lembar data keselamatan bahan.

—