Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 89-82-7

(+)-Pulegone, CAS 89-82-7, TCI P2331

(+)-Pulegone, CAS 89-82-7, TCI P2331

Identitas Kimia

No. CAS
89-82-7
PubChem
CID 442495·SID 253661333
Rumus molekul
C10H16O
Berat molekul
152.23 g/mol
Kemurnian
>85.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(5R)-5-methyl-2-propan-2-ylidenecyclohexan-1-one
SMILES
C[C@@H]1CCC(=C(C)C)C(=O)C1
InChIKey
NZGWDASTMWDZIW-MRVPVSSYSA-N
Harga reguler Rp 582.750,00
Harga reguler Rp 423.150,00 Harga obral Rp 582.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

(+)-Pulegone adalah keton monoterpena siklik yang ditemukan secara alami dalam minyak atsiri tanaman keluarga mint, seperti pennyroyal. Senyawa ini memiliki pusat kiral dan disediakan oleh TCI dalam bentuk enansiomer (+), sehingga digolongkan sebagai Chiral Building Block dalam kategori sintesis asimetris. Di laboratorium, (+)-Pulegone dipakai sebagai bahan awal dari "chiral pool", yaitu sumber kiralitas alami yang dimanfaatkan untuk menyintesis molekul target dengan konfigurasi stereokimia tertentu tanpa harus membangun pusat kiral dari awal.

Senyawa ini dipilih karena memadukan kiralitas yang sudah tersedia dengan gugus fungsi yang reaktif. Strukturnya mengandung keton yang terkonjugasi dengan ikatan rangkap eksosiklik, sehingga dapat menjalani adisi konjugat, reduksi, ozonolisis, dan berbagai transformasi lain. Pulegone juga dikenal sebagai prekursor menuju senyawa terpenoid lain dan turunan mentan. Karena dijual dalam satuan volume (mL), bahan ini berbentuk cairan, sehingga praktis ditakar dengan pipet atau syringe saat reaksi disiapkan.

Indonesia kaya akan tanaman penghasil minyak atsiri, dan riset kimia bahan alam serta sintesis organik di perguruan tinggi dan lembaga penelitian sering bersinggungan dengan monoterpena seperti pulegon. (+)-Pulegone dari TCI berguna sebagai bahan awal sintesis, standar pembanding dalam analisis komponen minyak atsiri, dan model untuk mempelajari stereokimia. Kemasan 5mL dan 25mL memberi keleluasaan bagi laboratorium untuk uji kecil maupun sintesis bertahap.

Brosur TCI (PDF)

  • Bahan awal sintesis asimetris dari chiral pool: pusat kiral alami pada (+)-pulegon memungkinkan peneliti menyintesis target enantiomerik tanpa langkah resolusi atau katalisis asimetris tambahan.
  • Sintesis terpenoid dan produk alam: kerangka mentan pada pulegon menjadi titik awal yang efisien untuk membangun berbagai senyawa terpenoid dan turunan bahan alam lainnya.
  • Standar pembanding analisis minyak atsiri: senyawa ini dapat dipakai sebagai acuan identifikasi pada analisis kromatografi gas komponen minyak atsiri dari tanaman keluarga mint.
  • Studi reaksi enon terkonjugasi: gugus keton tak jenuh pada pulegon cocok untuk mempelajari adisi konjugat, reduksi selektif, dan transformasi lain dalam penelitian metodologi sintesis.
  • Pengajaran stereokimia dan kiralitas: sebagai senyawa kiral alami yang mudah dikenali, pulegon bermanfaat untuk praktikum pengukuran rotasi optik dan diskusi konfigurasi absolut.

Merek TCI (kode produk P2331)
Nomor CAS 89-82-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Building Blocks
Ukuran kemasan 5mL, 25mL
Bentuk fisik cairan (dikemas dalam satuan volume); rincian lihat Certificate of Analysis TCI
Penyimpanan ikuti kondisi pada label TCI; simpan tertutup rapat, jauh dari panas dan sumber api

Simpan (+)-Pulegone dalam botol kaca asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, api terbuka, dan oksidator, sesuai label dan SDS TCI. Pulegon diketahui memiliki toksisitas, terutama terhadap hati bila tertelan atau terpapar dalam jumlah signifikan, sehingga bahan ini harus ditangani sebagai bahan kimia laboratorium, bukan bahan konsumsi. Bekerjalah di lemari asam, kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Gunakan pipet atau syringe yang bersih, dan segera tutup botol setelah dipakai untuk mencegah penguapan dan oksidasi.

  • Majikina dkk. (2018). Involvement of nociceptive transient receptor potential channels in repellent action of pulegone. Biochemical Pharmacology doi:10.1016/j.bcp.2018.02.032
  • Dancewicz dkk. (2008). Enantiospecific Effect of Pulegone and Pulegone-Derived Lactones on Myzus persicae (Sulz.) Settling and Feeding. Journal of Chemical Ecology doi:10.1007/s10886-008-9448-9
  • Conover dkk. (2005). Will free-ranging predators stop depredating untreated eggs in pulegone-scented gull nests after exposure to pulegone-injected eggs?. Applied Animal Behaviour Science doi:10.1016/j.applanim.2004.11.013

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.