Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 759-65-9

Diethyl Methyloxalacetate TCI M0381

Diethyl Methyloxalacetate TCI M0381

Identitas Kimia

No. CAS
759-65-9
PubChem
CID 97750·SID 87572446
Rumus molekul
C9H14O5
Berat molekul
202.20 g/mol
Kemurnian
>96.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
diethyl 2-methyl-3-oxobutanedioate
SMILES
CCOC(=O)C(C)C(=O)C(=O)OCC
InChIKey
OQOCQBJWOCRPQY-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 4.452.000,00
Harga reguler Harga obral Rp 4.452.000,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M0381 Diethyl Methyloxalacetate adalah ester ganda yang termasuk kelompok beta-ketoester dan dipasok sebagai building block non-heterosiklik untuk sintesis organik. Molekulnya memuat gugus keto yang diapit oleh dua gugus ester etil sekaligus satu substituen metil, sehingga menghadirkan beberapa pusat reaktif sekaligus dalam kerangka karbon yang ringkas. Di laboratorium, bahan ini biasa dipakai sebagai sumber unit empat karbon terfungsionalisasi yang siap dikondensasikan menjadi cincin heterosiklik, rantai bercabang, atau kerangka karbonil yang lebih panjang. Peranannya penting dalam menyusun molekul target secara bertahap dengan kendali posisi gugus fungsi yang baik.

Sifat yang menjadikan senyawa ini banyak dipilih adalah keasaman proton alfa yang berada di antara gugus karbonil. Proton tersebut mudah diambil oleh basa sehingga terbentuk enolat stabil yang siap bereaksi dengan elektrofil, memberi jalur alkilasi dan kondensasi yang terprediksi. Dua gugus ester juga membuka peluang transformasi lanjutan seperti hidrolisis selektif, dekarboksilasi, maupun pembentukan amida. Wujud cair memudahkan pengukuran volume dan pencampuran homogen dengan pelarut organik umum, sementara adanya substituen metil memberi titik cabang yang berguna untuk membangun kerangka karbon yang tidak simetris.

Di Indonesia, reagen semacam ini banyak digunakan pada laboratorium kimia organik sintesis di perguruan tinggi serta pusat riset yang mengembangkan senyawa heterosiklik dan intermediet farmasi. Kemasan 25 g memberi jumlah yang memadai untuk beberapa siklus percobaan optimasi kondisi reaksi tanpa menyimpan stok berlebih terlalu lama. Karena bersifat ester, penyimpanan di tempat sejuk dan kering menjadi kunci agar bahan tidak terhidrolisis perlahan oleh uap air lingkungan tropis.

  • Sintesis cincin pirazol dan isoksazol: gugus beta-ketoester bereaksi dengan hidrazin atau hidroksilamin membentuk cincin lima anggota tersubstitusi secara langsung dan efisien.
  • Reaksi alkilasi enolat: proton alfa yang asam mudah dilepaskan oleh basa, menghasilkan nukleofil karbon untuk membangun rantai bercabang yang terkendali posisinya.
  • Kondensasi Knorr menuju pirol: kombinasi gugus keto dan ester menjadikannya pasangan reaksi klasik dengan senyawa amino untuk merakit kerangka pirol tersubstitusi.
  • Pembuatan intermediet farmasi: dua gugus ester memungkinkan hidrolisis selektif dan amidasi lanjutan, sehingga cocok sebagai titik awal jalur sintesis bertahap.
  • Studi mekanisme reaksi karbonil: struktur dengan beberapa pusat karbonil menjadikannya substrat menarik untuk praktikum lanjutan tentang selektivitas dan tautomerisme keto-enol.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 759-65-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik cairan ester
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, jauh dari kelembapan

Simpan wadah dalam keadaan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung serta sumber panas. Botol kaca asli dengan tutup bersegel adalah wadah yang paling sesuai karena ester dapat terhidrolisis perlahan bila terpapar uap air terus-menerus. Lakukan pemipetan di dalam lemari asam untuk menghindari terhirupnya uap, dan kenakan sarung tangan tahan pelarut, kacamata pelindung, serta jas laboratorium. Jauhkan dari basa kuat dan oksidator kuat yang dapat memicu reaksi tidak terkendali. Bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap inert, kumpulkan dalam wadah limbah berlabel, dan jangan membuang sisa reagen ke saluran air laboratorium.

—