3-Methylphenanthrene adalah senyawa organik yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan studi struktur molekuler. Senyawa ini termasuk dalam kategori building blocks kimia, yang merupakan bahan dasar untuk pembuatan senyawa lain dengan struktur lebih rumit. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam reaksi kimia, baik untuk sintesis senyawa aromatik maupun dalam analisis struktur molekuler.
3-Methylphenanthrene memiliki struktur molekul yang stabil dan memiliki sifat kimia yang dapat diprediksi, sehingga memudahkan para peneliti dalam mengontrol reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki titik leleh dan titik didih yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk digunakan dalam kondisi laboratorium yang memerlukan suhu tinggi. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga digunakan dalam studi katalis dan reaktivitas senyawa aromatik.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, 3-Methylphenanthrene sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Senyawa ini menjadi bagian dari bahan-bahan standar yang diperlukan untuk eksperimen yang memerlukan bahan baku kimia dengan struktur kompleks dan stabil.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks memerlukan bahan baku yang stabil dan reaktif
- Analisis struktur molekuler menggunakan teknik spektroskopi dan kromatografi
- Penelitian katalis dan reaktivitas senyawa organik dalam lingkungan laboratorium
- Pengujian sifat kimia senyawa aromatik untuk studi mekanisme reaksi
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis senyawa farmakologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 832-71-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 100mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
3-Methylphenanthrene harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindungi dari paparan cahaya langsung. Wadah yang tepat adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penggunaan, senyawa ini harus dianggap sebagai bahan kimia yang berpotensi berbahaya, sehingga harus dikelola dengan hati-hati dan menggunakan alat pelindung diri yang sesuai.
- HO (2019). Distribution of Phenanthrene and Methylphenanthrene in Some Nigerian Oils. Petroleum & Petrochemical Engineering Journal doi:10.23880/ppej-16000184
- Wolińska dkk. (2013). CYP1A expression in liver and gills of roach ( Rutilus rutilus) after waterborne exposure to two phenanthrene derivatives, 1-methylphenanthrene and 4-methylphenanthrene. Environmental Toxicology and Chemistry doi:10.1002/etc.2225
- Stojanović dkk. (2002). Phenanthrene and Methylphenanthrene Isomers in Maturity Assessment of Biodegraded Crude Oils (Sakhalin, Russia). Eurasian Chemico-Technological Journal doi:10.18321/ectj537
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
