Glycidyl Methacrylate (GMA) adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini memiliki struktur reaktif yang memungkinkan ikatan kovalen dengan berbagai grup fungsional, sehingga menjadi komponen penting dalam pembuatan polimer, resin, dan bahan kimia lainnya. Dalam laboratorium, GMA sering digunakan sebagai bahan pembangun dalam sintesis senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik.
GMA memiliki sifat kimia yang stabil, tetapi masih reaktif terhadap kondisi tertentu, sehingga memerlukan stabilisasi untuk memperpanjang masa simpan. Stabilisasi dengan MEHQ (methyl-4-hydroxyphenylacetate) membantu mencegah degradasi akibat oksidasi. Bahan ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga cocok untuk penggunaan dalam lingkungan laboratorium yang memerlukan kontrol suhu.
Di laboratorium Indonesia, GMA digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk pengembangan bahan polimer, sintesis senyawa organik, dan uji kinerja bahan kimia. Karena keberagaman aplikasinya, GMA menjadi bahan yang sering dicari oleh peneliti dan industri kimia lokal.
- Sintesis senyawa polimer untuk pengembangan bahan baru
- Pembuatan resin epoksi yang memiliki sifat tahan lama
- Pengujian reaktivitas senyawa organik dalam reaksi kimia
- Produksi bahan kimia untuk industri farmasi dan kosmetik
- Penelitian tentang struktur molekul dan reaktivitas kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 106-91-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Glycidyl Methacrylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sumber cahaya langsung dan suhu tinggi. Bahan ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko kontak langsung. Pastikan wadah tidak terbuka dan disimpan di area yang terpisah dari bahan kimia lain yang bersifat oksidatif atau reduktif.
- Mohammed Safiullah dkk. (2015). Poly(glycidyl methacrylate)—A soft template for the facile preparation of poly(glycidyl methacrylate) core-copper nanoparticle shell nanocomposite. Applied Surface Science doi:10.1016/j.apsusc.2015.08.254
- Koubková dkk. (2013). Poly(glycidyl methacrylate) Microspheres: Preparation by Poly(acrylic acid)-Stabilized Dispersion Polymerization and Effect of Some Reaction Parameters. Journal of Colloid Science and Biotechnology doi:10.1166/jcsb.2013.1053
- Altıntaş dkk. (2006). Monosize poly(glycidyl methacrylate) beads for dye-affinity purification of lysozyme. International Journal of Biological Macromolecules doi:10.1016/j.ijbiomac.2006.01.011
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

